Bupati Tangerang Perlu Fungsikan Gedung Mubazir Jadi SMPN 3 Cisoka



Gedung baru SDN Sukatani mubazir karena tak memiliki peserta didik

Kepala SDN Cempaka 3 Ai Heryati SPd

TANGERANG | BantenLink — Lulusan dari 8 SD Negeri di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, terancam akan selalu kesulitan melanjutkan sekolah jika tak ada solusi penambahan SMP Negeri baru di wilayah setempat. Untuk itu kalangan memohon pada Bupati Tangerang A Zaki Iskandar merestui berdirinya SMPN 3 sebagai sekolah baru.

Seperti diungkapkan Kepala SDN Cempaka 3, Ai Heryati SPd, pada bantenlink.com, Selasa (25/7). Adanya penolakan penerimaan SDN di SMP Negeri 1 Cisoka dan SMP Negeri 2 Solear dengan alasan zona, menjadikan para lulusan 8 SDN dari 3 desa tersebut seakan dizholimi atau dikorbankan sistem penerimaan siswa baru.

“Untuk itu sangat perlu didirikan SMPN 3. Solusi yang paling mudah adalah dengan pengalihan fungsi bangunan SDN Sukatani 4 baru yang tak memiliki murid. Lokasinya dekat Desa Cempaka, Desa Karangharja dan Desa Carenang,” ungkap Ai Heryati.

Para Kepala SD Negeri di Desa Cempaka, Desa Karangharja dan Desa Carenang yang sangat mendambakan berdirinya SMP Negeri 3 SDN Cempaka 1, SDN Cempaka 2, SDN Cempaka 3, SDN Karangharja 1, SDN Karangharja 2, SDN Carenang 1, SDN Carenang 2 dan SDN Carenang 3 , paparnya, agar tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat bisa masuk SMP Negeri.

“Saat penerimaan siswa sekolah-sekolah kami tidak bisa ke SMPN 1 Cisoka dan SMPN 2 Solear. Tapi syukurlah, ada kebijakan Bupati Tangerang Pak Zaki yang memperpanjang masa pendaftaran, sehingga beberapa siswa berprestasi kami bisa masuk SMPN 1 Cisoka dan SMPN 2 Solear.

Kepsek yang diketahui aktif mengikuti Musrenbang Desa Cempaka pada tahun lalu pernah ikut dalam pengusulan pembangunan sekolah baru SMPN 3 di kampung Batok. Namun sejauh ini, ungkapnya belum ada progres perealisasian dalam memudahkan akses masuk sekolah dan memajukan pendidikan di Kecamatan Cisoka itu. (ed)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply