80 Bangunan Liar Dasana Indah Dibongkar Akhir Juli 2017

Lurah Bojongnangka, Hasan Basri

Bangunan Liar di Perumahan Dasana Indah


TANGERANG | BantenLink — Normalisasi saluran air merupakan salah satu fokus pembangunan Kabupaten Tangerang pada 2017. Untuk itu berbagai pihak terkait konsen akan membuat lebih dalam sungai atau kali serta menertibkan bangunan liar yang berada di sekitarnya.



Lurah Bojongnangka Kecamatan Kelapadua, Hasan Basri, mengatakan, kali sepanjang 750 meter yang berada wilayahnya, menjadi salah satu yang akan dinormalisasi kedalamannya. Selain itu, pemerintah akan menertibkan sekitar 80 bangunan liar di sisi saluran selebar 4 meter itu.

“Selama ini terusan kali Sabi di Perumahan Dasana Indah menuju arah Perumahan Binong Permai telah terjadi pendangkalan dan menjadi biang kerok terjadinya banjir. Sedang di pinggir kali berdiri puluhan bangunan yang terpakai dan terbengkalai yang merusak pemandangan,” ungkap Hasan Basri.

Untuk itu, katanya, beberapa dinas seperti satuan polisi pamong praja, pengairan, tata ruang, pertanahan dan kecamatan Kelapadua bekerja sama dan terus berkordinasi dalam menanganinya. Saat ini pun terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa pindah ke tempat yang lebih baik.

“Mudah-mudahan rencana normalisasi dan penertiban bangunan liar ini dapat dilaksanakan dengan lancar paling lambat pada akhir bulan Juli 2017. Dinas-dinas terkait, Kecamatan Kelapadua dan Kelurahan Bojongnangka pun sudah dua kali mengadakan sosialisasi dengan masyarakat dan memaklumi rencana pemerintah,” imbuhnya.

Ditambahkannya, kegiatan penertiban bangunan liar sendiri dibawah komando Satpol PP Kabupaten Tangerang. Agar kegiatan berjalan lancar juga melibatkan peran TNI dan warga setempat dengan lebih dulu menyampaikan Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3.

“Kegiatan pasti berjalan lancar, karena telah bertemu dengan para pemilik dan pedagang di bangunan liar. Kita pun telah meminta agar pemilik membongkar sendiri bangunan miliknya sebelum ditertibkan aparat,” tandas Hasan Basri. (edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply