Terkurung Hujan Deras Istri Bupati Tangerang Nyaris Batal Kunjungi Ibu-ibu PKK

Tri Hesti Yulianti A Zaki Iskandar pada  Bintik PKK di Desa Situgadung

Tri Hesti Yulianti A Zaki Iskandar pada Bintik PKK di Desa Situgadung

TANGERANG | BantenLink.Com — Hujan deras yang mengguyur pada Rabu 26 April 2017, mengakibatkan Bina Wilayah atau Kunjungan Kerja Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tangerang mengalami kendala di Desa Situgadung, Kecamatan Pagedangan.

Meski Ketua TP PKK, Tri Hesti Yulianti, yang merupakan istri Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, akan melakukan Binwil dan Kunker tepat pada pukul 13.00 WIB, namun nyaris urung hadir di kantor Desa Situgadung, karena dikabarkan terkurung hujan di Restoran Nirwana Cisauk saat makan siang seusai melakukan kunjungan serupa pada pagi di Desa Dandang.



Akan tetapi acara tetap dilanjutkan Setelah hujan reda sejam kemudian kearena Binwil tersebut merupakan kegiatan TP PKK terakhir. Dan sudah harus dilaporkan ke tinglat provinsi. Disampaikannya ucapan terimakasih pada TP PKK baik tim penilai maupun yang dinilai yang disebutnya istimewa karena telah bekerja kerja sehingga kegiatan bisa terlaksana meski hujan dera

Akibat hujan yang turun sangat deras itu membuat tenda yang dipasang di halaman balai desa nyaris ambruk dan membasahi seluruh bangku. Bahkan para peserta terdiri dari ibu-ibu PKK, aparat desa dan kecamatan sebagian berhamburan masuk ke kantor desa.

Tak hanya itu, ibu ibu PKK dipandu MC yang sedang berlatih bernyanyi sebagai persiapan acara disaksikan Camat Pagedangan, terpaksa menghentikan kegiatan.

Camat Pagedangan, Supriyadinata, yang sedang memantau gladi resik tak bisa berkomentar apa. Bahkan tak menanggapi saat ditanya apakah acara Binwil atau Kunker akan dilanjutkan atau ditunda. Hingga berita ini ditayangkan sekitar pukul 13.00 WIB hujan deras masih berlangsung.

Sementara itu Kepala Desa Situgadung Aca Aminuddin yang telah mempersiapkan dua tenda acara, yakni di balai desa dan di lokasi perdesaan binaan, tak dapat berbuat apa-apa dengan kejadian. “Seharusnya acara cukup 1 hari sekali saja dan dilaksanakan pada pagi hari untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” katanya.(ed)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply