Wakil Ketua DPRD Tangsel Siap Inisiasi Pemkot & Pengusaha Rekrut Pekerja Lokal

Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH

Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH

Warga Kecamatan Serpong dan Kecamatan Setu mengikuti Reses I DPRD Tangerang Selatan tahun 2017

Warga Kecamatan Serpong dan Kecamatan Setu mengikuti Reses I DPRD Tangerang Selatan tahun 2017

TANGERANG | BantenLink.Com — Mendesaknya kebutuhan masyarakat untuk bisa mengisi lowongan pekerjaan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menjadi tugas pemerintah setempat untuk dapat mengatasinya.

Hal itu mengemuka saat Reses I DPRD Kota Tangsel yang dilaksanakan di aula kantor DPC HANURA, Selasa (31/1/2017) pagi hingga siang hari, tadi. Untuk itu DPRD sebagai wakil rakyat siap menginisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) tersebut untuk segera mencari solusi dengan cara pengusaha wajib merekrut pekerja lokal.

Drs H Moh Saleh Asnawi,Asnawi, selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, pada sosialisasi kerjanya dan penjaringan aspirasi masyarakat yang dihadiri 100 kontituen Partai HANURA berasal dari 2 Dapil yakni Kecamatan Serpong dan Setu, berjanji siap dan segera mengusulkan pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan, di bawah pimpinan Hj Airin Rachmi Diany SH MH, agar membuat kerjasama dengan berbagai perusahaan dalam mengatasi persoalan penyerapan tenaga kerja.

“Kita sedang membuat Perda-nya, soalnya banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dekat tempat tinggal, misalnya di Kawasan Taman Tekno. Untuk ini kami segera menginisiasi Pemkot Tangerang Selatan agar bekerjasama yang saling menguntungkan dengan perusahaan-perusahaan yang ada,” papar legislator Partai HANURA yang terkenal dengan nama Haji Saleh Asnawi itu.



Dalam Reses yang berlangsung interaktif dari pagi hingga siang hari itu dipenuhi tanya-jawab antusias antara wakil rakyat dan rakyat.

Namun H Moh Saleh Asnawi mengingatkan, tenaga kerja sudah seharusnya siap kerja dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan, karena bersaing dengan tenaga kerja ahli. Dan agar calon pekerja tidak membuat malu pemerintah, tenaga kerja direncanakan dilatih dulu di BLK (Balai Latihan Kerja).

Sosialisasi

Pada tatap muka langsung dengan warga H Moh Saleh Asnawi juga menyosialisasikan pencapaian yang telah dilakukannya selama mengabdi sebagai politisi DPRD dari Partai HANURA.

Dia menyebutkan, realisasi APBD 2016 telah berjalan sukses sesuai perencanaan Musrenbang, dengan dilaksanakannya pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Di bidang pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan pemberian bantuan untuk UKM.

Terkait usulan untuk pelestarian seni budaya, H Saleh Asnawi meminta warga agar mengusulkannya melalui Musrenbang. Begitu juga dengan masalah Fasos dirinya siap menyampaikan aspirasi masyarakat pada pemerintah dan pengembang.

“APBD Kota Tangerang Selatan sendiri pada tahun 2017 sebesar Rp 3,1 Triliun dan setiap tahunnya akan bertambah terus. Saya sampaikan, agar bisa dimanfaatkan sebaiknya-baiknya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Terlebih mengingat pembangunan infrastruktur yang sudah hampir merata karena telah dibangun pengembang swasta. Untuk itu jangan disia-siakan dan manfaatkanlah anggaran itu,” imbuhnya.

Catatan bantenlink.com, dalam Reses juga dibahas pemberdayaan UKM, pemanfaatan Fasos dari pengembang perumahan, dan upaya pelestarian Seni budaya Tangsel. H Moh Saleh Asnawi mengharapkan usulan masyarakat pada Reses bisa direalisasikan pada tahun 2017. Diinformasikannya, saat ini sedang dipersiapkan Raperda kerjasama pemerintah daerah dan pengusaha tentang ketenagakerjaan.

“Tentunya yang harus kita siapkan adalah sumberdaya manusia minimal strata-1 atau yang telah mendapatkan pengetahuan di BLK,” tandas politisi senior yang juga pengusaha properti dan kuliner itu.

Sementara itu, anggota DPRD Propinsi Banten dari Partai HANURA, Gunaral Supriadi SE, menanggapi berbagai aspirasi seperti soal eksistensi seni budaya Betawi, mengatakan sebagai usulan yang bagus. Tokoh harus memberikan masukan pada pelestarian seni budaya Betawi dalam forum dan diusulkan, untuk kemudian bisa disiapkan sebagai Perda Pelestarian Budaya Tangsel.

“Misalnya, pencak silat salah satu seni budaya Tangsel, bisa difasilitasi DPRD untuk mendapatkan mendapatkan pembinaan, bantuan peralatan atau sarana dan prasarana. Begitu juga dengan UKM yang bisa mendapatkan bantuan pemerintah. Sedang untuk peningkatan SDM bisa memanfaatkan fasilitas BLK Serpong milik Pemerintah Provinsi Banten yang ada di BSD. DPRD Banten siap memfasilitasi masyarakat untuk mengkonsultasikannya agar dapat dimanfaatkan pengurus dan anggota Partai HANURA di “ranting” Serpong dan Setu,” terang Gunaral Supriadi (edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply