Sukses Pameran “Koi” di ICE, Zaki Iskandar Berharap Jadi Bisnis Kreatif



Bupati A Zaki Iskandar bersama penyelenggara pameran dan kontes ikan Koi

Bupati A Zaki Iskandar bersama penyelenggara pameran dan kontes ikan Koi

TANGERANG | BantenLInk.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mendapatkan apresiasi atas suksesnya pameran dan kontes ikan Koi se-Indonesia beberapa waktu lalu. Kegiatan yang digelar Nusatic (Nusantara Aquatic) bekerjasama BRI di ICE Tangerang tersebut, merupakan yang pertama kali diadakan dan terbesar di dunia, serta diikuti lebih dari 100 peserta dari 10 klub pecinta ikan se-Indonesia.

“Terima kasih kami haturkan pada Pemkab Tangerang yang telah berpartisipasi mendukung penyelenggaraan pameran sehingga terlaksana sukses. Karena dapat menyatukan potensi ikan hias berasal dari Indonesia serta dapat dibudidayakan,” ujar Sugiarto Budiono selaku Ketua Nusatic Indonesia, Minggu (18/12/2016).

Disebutkannya, penyelenggaraan Indonesia Ornamental Fish and Aquatic Plan Show 2016, merupakan pameran dan kontes ikan Koi yang dapat mempersatukan para pecinta ikan hias dan bisa memperbanyak relasi.

“Pameran dan kontes membuat para pecinta ikan hias berinteraksi antara satu komunitas dengan komunitas lainnya. Selain itu dapat memepererat persatuan dan kesatuan yang menjadikan NKRI semakin jaya. Juga, sesuai keinginan atau target Presiden RI Indonesia menjadi nomor 1 di dunia pada tahun 2019,” imbuhnya.

Ditambahkan Sugiarto, pada saat ini dalam pasar ikan hias Indonesia pada posisi nomor urut 3. Dia berharap, acara yang juga didukung berbagai macam elemen masyarakat itu dapat menumbuhkan UKM sehingga mensejahterakan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar pada acara yang sama mengatakan, saat ini masyarakat dituntut untuk lebih kritis untuk mencari peluang-peluang kreatif yang bisa memberikan penghasilan lebih.

“Siapa yang tidak mau mendapat banyak pendapatan lebih, yang bisa digunakan untuk menambah dana kebutuhan sehari-hari. Masyarakat dapat mengikuti selera pasar yang mengarah ke dunia perikanan hias, fokus pada bisnis ikan hias yang laku dijual,” ujar Zaki.

Pemerintah Tangerang, akunya, terus mendukung atau mengangkat kebudayaan dan kekayaan indonesia. Karena bukan hanya ikan yang bisa dibudidayakan, tapi juga jenis terumbu karang, akar laut dan lainnya.

Ditambahkan Zaki, dirinya berharap dengan acara ini bisa menjadi motivasi untuk masyarakat UKM, khususnya para pecinta ikan hias, dalam berperan-serta memajukan dan membudidayakan ikan hias. Diharapkan, karena pentingnya membantu dan menumbuhkembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah), tahun depan bisa melaksanakan pameran serupa kembali.

Sementara, Dirjen Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto, dalam sambutannya mengatakan, ikan Koi sebagai salah satu jenis ikan hias air tawar yang popular di dunia. Ikan pertama kali dikembangkan di negara Jepang, ungkapnya, merupakan ikan mas hasil persilangan dari beragam warna (karper).

“Pada awalnya, ikan Koi adalah ikan yang digunakan untuk konsumsi oleh masyarakat Jepang. Tetapi, seiring perkembangan zaman, dikembangbiakan dalam banyak jenis warna dan pola warna yang sangat menarik. Perbedaannya berdasarkan pola, warna, sisik ikan dan kecantikan dan keunikannya dibandingkan dengan jenis ikan-ikan Koi sebelumnya,” paparnya.

Diharapknnya, para komunitas ikan hias dan elemen lainnya mau untuk ikut peranserta dalam membudidayakan ikan hias, agar keinginan Presiden bisa tercapai pada Tahun 2019 Indonesia bisa menjadi No. 1 di dunia. (*/edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply