Suherman SPd, Pas Setahun Jadi Kepsek di Pelosok Targetkan Bikin Sekolah Percontohan



Suherman

Suherman

TANGERANG | BantenLink.Com — Menjadi kepala sekolah tidak hanya sebagai jabatan tambahan, tapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan.

Untuk itu diperlukan keahlian dalam menjalankan tugas agar pencapaian 8 standar nasional pendidikan atau SNP cepat tercapai.

Kepala SD Negeri Ciangir 3, Suherman SPd, mengatakan kepala sekolah (Kepsek) seharusnya menjalankan prinsip bekerja dengan profesional.

Kepala Sekolah harus bekerja dengan transparan, berwawasan prestasi, dedikasi, loyalitas pada atasan dan bawahan serta memiliki kecakapan bekerja sama.

“Contohnya SDN Ciangir 3, yang sebelumnya terkesan tertinggal, terpelosok dan kumuh, berkat adanya kemauan untuk maju bersama bisa dengan cepat bagai disulap mengalami peningkatan lebih baik.

Prinsipnya, kepala sekolah dan guru, orangtua mau kerjasama dan sama sama bekerja,” papar bantenlink.com menyambanginya di kantornya, Jumat (9/12/2016).

Lebih jauh dijelaskan guru yang baru 6 bulan menjadi Kepala SD Ciangir 3 ini, Kepsek tak boleh sok pintar, dan perlu menyadari hanya diberikan tugas tambahan sebagai Kepsek. Sepatutnya harus menerapkan kerjasama yang diiisi dengan sharing, senyum, sapa, etika yang baik dalam berkomunikasi.

“Mengingat pada KBM (kegiatan belajar mengajar) pasti ada kekurangan, setiap akhir bulan harus menyiapkan waktu untuk evaluasi dengan guru, staf dan komite sekolah. Rapat rutin macam ini menambah kekompakan antar guru sebagai rekan kerja,” imbuh Suherman.

Dia mencontohkan, di SDN Ciangir 3 yang berada di ujung Kabupaten Tangerang, kini mengalami banyak peningkatan dalam sarana-prasarana, seperti adanya penambahan ruang kelas baru, rehabilitasi dan pemagaran sekolah.

Meski demikian, sekolah yang dipimpinnya masih mengalami kekurangan mebeler sebanyak 4 kelas. Dirinya berharap dalam 1 tahun berhasil dalam pengadaannya, baik dari program pemerintah maupun atas kepedulian atau partisipasi masyarakat dan swasta.

“Sekolah kami yang berada di pelosok secepatnya harus bisa “bicara” dan menjadi sekolah percontohan di Tangerang, Banten,” tekatnya.

Suherman menyebutkan, selama mengabdi selama 6 bulan sebagai Kepsek baru, dirinya puas dengan tugas pertama yang dilakukannya, yakni dapat secepatnya meningkatkan sarana dan prasarana.

Tugas selanjutnya, lanjutnya, adalah melakukan kerjasama dengan guru dan atasan dalam peningkatan mutu sumberdaya manusia.

“Jadi target saya, dalam bertugas selama 1 tahun sebagai Kepala SD Negeri Ciangir 3, harus bisa menjadikan sekolah percontohan sesuai SNP. Kita pun tidak lagi hanya mengunjungi sekolah lain, tapi dikunjungi yang mau studi perbandingan,” tandasnya. (edy)

SD Negeri Ciangir 3

SD Negeri Ciangir 3

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply