Siswa Phobia Bila Turun Hujan, Sekolah Banjir Melulu Ini Minta Diurug



Banjir di SD Negeri Curug 1 Kab Tangerang

Banjir di SD Negeri Curug 1 Kab Tangerang


Cegah tergenang banjir sanisek sengaja ditinggikan

Cegah tergenang banjir sanisek sengaja ditinggikan

TANGERANG | BantenLink.Com — SD Negeri Curug 1, Desa Curugkulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten sudah sejak lama selalu banjir bila hujan turun. Namun, walau telah berulangkali dilaporkan pada Dinas Pendidikan setempat, sayangnya hingga kini tidak jua menanggapinya.

Kepala SD Negeri Curug 1, Jamilah MPd, mengatakan kondisi sekolah yang bagai diabaikan. membuat fobia para murid. Setidaknya jadi enggan masuk sekolah kalau hujan telah tiba. Setiap hujan agak lama, dipastikan membuat lapangan dan ruang kelas SDN langsung tergenang air, yang bisa setinggi 60 sentimeter.

“Kalau hujan turun sejam saja, pasti membuat sekolah banjir. Sebanyak 200 siswa kami dan 12 guru dan staf sekolah pun menjadi seperti fobia banjir. Soalnya untuk KBM (kegiatan belajar mengajar) nyaman harus menunggu banjir kering dan harus membersihkan sampah terbawa arus,” ujar Jamilah pada Amunisi, Jumat (2/12/2016).

Dia menambahkan, persoalan ini telah disampaikan secara lisan dan tulisan pada pihak berwenang di Dinas Pendidikan. Permohonannya, agar sekolah di bawah pengelolaannya segera direhab. Penyebabnya, karena kini posisi lahan sekolah lebih rendah dari jalan raya dan rumah di sekelilingnya karena adanya pembangunan.

“Kalau sekolah kami tidak dapat segera direhabilitasi, setidaknya diurug saja setinggi jalan dan bangunan perumahan sekelilingnya, agar tidak banjir melulu. Kalau kayak gini terus kami kan takut terus kalau hujan turun,” ungkapnya seperti meminta dengan nada merendah.

Lebih jauh dikatakan Jamilah, di sekolah seluas 1000 meter dengan 6 ruangan kelas dan 8 rombel terletak di pinggir jalan raya STPI Curug itu, saat musim hujan ini sangat membuatnya sungguh bingung. Namun disebutnya, tidak tahu harus mengadukan masalah ini pada siapa lagi untuk mendapatkan solusinya.

“Kami sudah menyampaikan proposal, bahkan sudah ada orang yang meninjaunya. Tapi hingga kini soal banjir rutin di sekolah kami, belum ada solusinya. Boro-boro berharap mendapat sekolah bertingkat. Mengadu masalah banjir saja belum mendapatkan respon,” imbuhnya.

Sanisek Ditinggikan

Permasalahan yang dialami SD Negeri Curug 1 diakui panitia pembangunan sanitasi sekolah (sanisek) bernama Badri. Dirinya mengucapkan terimakasih pada Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, karena saat ini SD Negeri Curug 1 mendapatkan pembangunan toilet yang merupakan ikon sekolah sehat Kabupaten Tangerang itu.

“Dalam membangun Sanisek kami tak luput memperhatikan soal sekolah banjir,” ucapnya saat ditanyakan soal bangunan sanisek yang pondasinya ditinggikan 50 sentimeter. Basri selaku pelaksana bangunan Sanisek menyebutkan, hal itu dilakukan dalam mengantisipasi agar tidak terendam banjir di saat turun hujan.(edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply