Guru Banyak Lulusan SMA dan S-1 Non PAUD, HIMPAUDI dan Indomaret Adakan Workshop Kompetensi

Suasana disela kegiatan pelatihan guru PAUD

Suasana disela kegiatan pelatihan guru PAUD

TANGERANG | Mayoritas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan lulusan SMA atau sederajat dan belum banyak yang berpendidikan sarjana Pendidikan Anak Usia Dini. Kalaupun ada yang sarjana, biasanya diluar disiplin ilmu PAUD.

“Karena itu pelatihan tentang kompetisi guru PAUD sangat diperlukan. Selain melalui studi di perguruan tinggi, peningkatan kompetensi guru PAUD bisa melalui pelatihan. Dan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan tapi juga organisasi profesi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini atau HIMPAUDI.”

Hal itu diungkapkan Pengawas PAUD Dinas Pendidikan, Kabupaten Tangerang, Banten, Ida Sriwenda SPd, di sela pembukaan workshop sehari bertema Peningkatan Kompetensi Guru PAUD yang diselenggarakan HIMPAUDI Kecamatan Curug di gedung Indomaret 1, Kadu Bitung, Sabtu (26/11/2016).

Menurut Ida Sriwenda, peningkatan kompetensi guru PAUD merupakan salah satu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) HIMPAUDI selaku mitra pemerintah. Dalam kesempatan itu disampaikannya organisasi profesi pendidik itu melakukan kegiatan yang berisi pemberian materi oleh konselor atau pembimbing yang berlatar pendidikan PAUD.



“Standar pendidik di PAUD seharusnya S-1 PAUD. Namun kenyataan, berdasarkan data di Dinas Pendidikan, rata-rata guru PAUD hanya lulusan SMA atau sederajatnya. Kalaupun ada yang S-1 sayangnya di luar jurusan PAUD. Karenanya sangat penting pelaksanaan workshop kompetensi semacam ini, dan saya men-support-nya,” ungkap Ida Sriwenda pada bantenlink.com di sela kegiatan.

Pengawas itu mengatakan, peningkatan kompetensi guru PAUD melalui pelatihan yang kontinyu sebagai solusi efektif mengatasi SDM sumber daya manusia (SDM) sebagai pendidik. Pemerintah sendiri sangat mengapresiasi program yang dilakukan HIMPAUDI.

“Sesuai tupoksi, HIMPAUDI turut bertanggung jawab dalam meningkatkan kompetensi para anggotanya. Dan dengan adanya peningkatan Kompetensi Guru PAUD, akan menunjang kemampuan guru dalam mendidik anak usia dini,” beber Ida Sriwenda.

Sesuai Tema
Hal yang sama disampaikan Ketua HIMPAUDI Kecamatan Curug, Yuli Wahyuni SE didampingi Ketua Panitia Suarsih SpdI (Ica). Dia menyebutkan, besarnya antusiasme pengelola dan pendidik PAUD di wilayahnya dalam meningkatkan pengetahuan sangat diperlukan.

“Sudah seharusnya guru-guru PAUD menambah pengetahuannya. Misalnya tentang tema-tema bermain dan belajar yang sesuai anak usia dini,” ucap Yuli.

Disebutnya, dalam workshop tersebut selain pemberian materi oleh pengawas PAUD Dinas Pendidikan, pengetahuan juga diberikan pembimbing atau konselor PAUD berpengalaman, Beti Sumartini SPd.

“Materi yang disampaikan yakni tahap-tahap melukis dan pembuatan APE (alat permainan edukatif). Tentunya yang diajarkan sesuai dengan tema-tema pendidikan Diharapkan dari pertemuan semacam ini guru PAUD semakin pintar dan kreatif dalam mengajar. Untuk menambah keterampilan guru, narasumber memberikan materi pembuatan APE dari kertas origami,” papar Yuli.

Fasilitas Indomaret
Sementara itu, Rendra selaku Promotion Development Indomart Tangerang 1, menyambut baik kerjasama yang dilakukan dengan HIMPAUDI Curug yang membuka diri dengan perusahaan swalayan kebutuhan sehari-hari masyarakat tersebut. Karena kerjasama berdampak positif, Indomaret bersedia memfasilitasi tempat dan ruangan pelatihan.

“Ini kerjasama kami yang pertama dengan HIMPAUDI. Kebetulan pula dalam menyambut Hari Guru Nasional, penyediaan fasilitas pelatihan dari Indomaret menjadi ungkapan terimakasih kasih kami pada guru PAUD yang telah mengabdi pada bangsa. Diharapkan kerjasama semacam ini akan bisa berlanjut,” ujar Rendra. (titing/ed)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply