PILKADA 2012: SAMPAI KAPAN KABUPATEN TANGERANG MENGEJAR KETERPURUKANNYA?

Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Tangerang segera digelar. Dari semua calon yang tampil bisa dipastikan sulit menemukan jejak rekam mereka sebagai orang-orang yang pantas untuk memimpin daerah yang “tidak pernah diurus oleh orang yang seharusnya mengurus” . Selama ini silih ganti pemimpin di Tigaraksa hampir bisa dipastikan rakyat tidak mendapatkan manfaat semestinya dari para penguasa tersebut. Lihat saja, jalan rusak di- mana2, puskesmas melayani ala kadarnya, rumah sakit sering menolak pasien yang berobat, biaya sekolah yang mahal, pertanian dan peternakan ditelantarkan, transportasi semrawut, banjir di-mana2, kemiskinan  dan pengangguran terus meningkat,  pengelolaan sampah yang buruk, uang sogok yang “dilegalkan” di hampir semua instansi pemerintah daerah dan masih banyak lagi kelemahan pengelolaan Kabupaten Tangerang dari satu pemimpin ke pemimpin yang lain. Sampai kapan kondisi ini terus berlangsung?



Pilkada kali ini pun tidak bisa menjanjikan apapun. Calon-calon yang ditampilkan  miskin dari prestasi dan komitmen kerakyatannya. Kesemuanya hanya “mengumbar janji-janji, kalau saya terpilih maka..”.

Apakah pemimpin Kabupaten Ttangerang yang akan datang mampu mengatasi berbagai kebencian masyarakat yang sudah pada puncaknya seperti:  Kebencian rakyat Tangerang pada elite parpol yang bersikap ajimumpung dengan menguras APBD untuk kas parpol dan pribadinya secara  terang-terangan, Kebencian rakyat Tangerang terhadap korupsi yang ada di lingkungan lembaga politik-hukum dan ekonomi  yang begitu mewabah.

Sampai kapan rakyat Kabupaten Tangerang bisa mendapatkan pemimpin yang matang yang telah ditempa dengan berbagai permasalahan masyarakat? Hadir untuk melayani dan bukan ingin dilayani. Sarat dengan prestasi yang mementingkan rakyat, dan memiliki komitmen tinggi untuk menghancurkan semua kerusakan yang ditinggalkan pemimpin-pemimpin sebelumnya. Semoga.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply