PENGKHIANAT NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA



Berbagai publikasi yang disampaikan media dan elektronik saat ini dipenuhi dengan kasus-kasus korupsi, narkoba dan perilaku menyimpang lainnya.

Kalaulah para pendiri republik masih hidup, tentunya mereka akan sangat kecewa dengan para pengkhinat bangsa. Negara yang didirikan dengan susah payah melalui darah dan air mata saat ini dihancurkan secara tidak bertanggungjawab oleh pelaku kejahatan kemanusiaan. Yang lebih menyedihkan lagi pelaku-pelaku utama kejahatan ini dicontohkan oleh para pejabat-pejabat yang mendapatkan amanah besar untuk menjalankan penyelenggaraan Negara. Sebut saja oknum-oknumnya mulai dari mulai pejabat  kementerian dan aparaturnya, anggota DPR/D, Kepala Daerah, Polisi, Jaksa, Hakim dan aparatur negara lainnya. Mereka yang terlibat dan telah mendapatkan vonis hukuman senyatanya adalah pengkhianat-pengkhianat bangsa yang sama sekali tidak memikirkan kesejahteraan rakyat dan masa depan anak cucu kita.

Keprihatinan makin bertambah ketika Negara bukan  mempercepat eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba, malahan membebaskan mereka dari hukuman mati. Dan makin aneh lagi ketika ada yang justru mendapatkan hukuman hanya 15 tahun saja. Belum lagi kasus mantan narapidana korupsi yang justru dipromosikan menjadi Kepala Dinas di salah satu provinsi di Indonesia. Kalau para pemimpin negeri ini tidak menyadari tindakannya, jangan lagi mereka berharap NKRI akan tetap tegak.

Menyedihkan sekali NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana yang diamanahkan pendirinya  dikhianati para penjahat Negara  yang jelas-jelas lebih atheis dari seorang komunis sekalipun. Sepertinya mereka menganggap Tuhan sudah mati dan tidak lagi mengawasi kejahatan yang mereka lakukan.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply