Baca Bareng Kamis-Sabtu, Kiat SDN Ciakar 2 Tangerang agar Siswa Gemari Buku



Jpeg

Jpeg

TANGERANG | BantenLink — Minat peserta didik membaca belakangan ini dinilai rendah. Faktornya, buku yang tidak menarik, kurangnya motivasi, dan keinginan instan mencari informasi lewat IT. Agar anak-anak gemar membaca buku, sudah seharusnya para pendidik mencarikan solusi dan berusaha semaksimalnya.

Kepala SDN Ciakar 2, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Juned SPd MM, menyebutkan agar murid mencintai buku sengaja menyediakan waktu khusus para guru dan murid untuk bersama-sama membaca di luar kelas.

“Ada sebanyak 2 hari, yakni pada Kamis dan Sabtu, kami sediakan untuk peserta didik kelas 1,2 dan 3 bareng membaca buku secara menyenangkan,” ungkapnya pada bantenlink.com, Sabtu (8/10/2016).

Salah seorang guru kelas 1 bernama Lia Mulyani SPd, menyebutkan hal yang sama. Untuk para anak didik dirinya membuat model pembelajaran membaca gaya bercerita dan interaktif. Tujuannya, agar para anak didik lancar membaca, bertambah minat dan giat, serta jadi bersemangat dalam menambah kosa kata.

“Model yang kami lakukan membaca bersama, berjenjang dan mandiri. Dalam model ini murid membaca dipandu guru. Semua anak dibuat terlibat, dengan variasi menceritakan pengalaman masing-masing. Seperti kegiatan bersama ayah, atau perbedaan permainan dulu dan sekarang,” papar Mulyani.

Untuk membaca bersama, tambahnya, disesuaikan dengan jenjang atau kemampuan. “Dengan kegiatan membaca bareng, kami harapkan membuat anak termotivasi untuk gemar dan semangat membaca buku. Terutama yang bermuatan pembentukan karakter,” imbuhnya.

Disebutkannya, dirinya merasa bersyukur masih banyak pihak-pihak lain yang peduli dan terlibat mendorong agar anak-anak mau dan gemar membaca buku. Belum lama organisasi nirlaba USAID bahkan memberikan pembekalan pada para guru di beberapa sekolah Tangerang, dan menyumbangkan buku dalam menumbuhkan minat baca pada anak-anak.

Dielaskannya, dibawah Fasda (fasilitator daerah) bernama Cicih Miharsih SPdI (guru SDN Panongan 3), guru SDN Ciakar 2 mendapatkan pembekalan dan perpustakaannya mendapatkan buku hibah sebanyak 612 buku bacaan dalam 75 judul ditambah 6 bigbook dan 6 buku panduan.

“Syukurnya, setelah membudayakan rajin membaca, respon anak belajar semakin bersemangat dan lebih baik, karena belajarnya tidak monoton. Manfaat lainnya, anak menjadi lebih berani, aktif dan kreatif serta berani mengemukakan pendapat. Saat seorang anak tampil teman-temannya menghargai dengan memberikan applaus,” ujar sarjana lulusan UT ini. (edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply