Jalan Maja Koleang Rusak Parah, Bisa Telan Korban Jika Dibiarkan | Liputan Sukirno



Jalan Rusak Maja Koleang

Jalan Rusak Maja Koleang


logokabupatenlebakicon
LEBAK | bantenlink.com — Akses jalan provinsi menghubungkan Kab Lebak dan Bogor, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, ruas jalan sepanjang sekitar 15 km tersebut, sebagian telah dibangun betonisasi kurang lebih 5 kilometer namun sebagian masih beraspal hotmik, dan keadaannya rusak parah. Dikhawatirkan jika dibiarkan bisa menelan korban pengendara sepeda motor akibat terjatuh karena banyaknya lobang seperti kubangan kerbau.

Jalan yang semestinya layak serta nyaman untuk para pengendara, namun beberapa tahun ini keadaanya masih belum maksimal pembangunan betonisasinya. Hal ini membuat perputaran ekonomi,budaya serta fundamental masyarakat berjalan sangat lamban. Ironisnya, di saat musim hujan ruas jalan berlobang dan bergelombang itu tertutup olair seperti kubangan kerbau.

“Para pengendara untuk ekstra berhati-hati melewati jalan ini,” ujar beberapa pengguna jalan pada bantenlink.com, hari ini.

Akses jalan terletak diujung perbatasan antara Kab Bogor dan Kab Lebak ini semestinya menjadi percontohan untuk kabupaten lainya. Namun apa yang terlihat jalan Maja Koleang menuju Kabupaten Bogor masih harus diperjuangan pada pihak Pemerintah Provinsi Banten. Mungkinkah pihak pemerintah melupakan akses yang letaknya di perbatasan ataukah pemerintah masih minim menyisihkan anggaran untuk pembangunan tersebut,atau mungkin pemerintah sengaja mengabaikan ,hanya publiklah yang bias menilai.

Haryanto pengendara yang terpeleset saat di wawancarai mengatakan buruknya sarana infrastrutur jalan saya sampai kejerembab ke lobang karena tertutup air yang dalam membuat motor kami terjungkal,di sini sudah sering kali ada korban jatuh namun sampai saat ini belum ada perbaikan,mudah-mudahan saya ini korban yang terakhir saya harap pengendara harus hati-hati ,serta pemerintah perlunya tindakan penangan cepat bukanya disaat kampanye saja obral janji tanpa bukti ujarnya

Yang lebih miris lagi Akses jalan tersebut disaat malam hari minimnya penerangan jalan umum membuat akses jalan tersebut rawan dari kejahatan maupun rawan kecelakaan,ini adalah sebuah bukti akses tersebut perlunya sikap tanggap dari pemerintah yang dianggap sebagai pemangku anggaran atau jabatan kiranya dapat membangun akses jalan yang layak,agar kenyamanan dapat terwujud,

Terlihat masyarakay sekitar iya sangat peduli tanpa adanya penerangan jalan umum,dengan rasa sadar iya memasang lampu di depan terasnya masing-masing untuk membantu penerangan jalan tersebut,rasa sadar masyarakat terhadap akses jalan yang gelap tentunya pemerintah merasa malu terhadap masyarakat yang peduli bukanya cicing wae ujar tokoh masyarakat yang tak mau di sebutkan namanya, (sukirno)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply