Ahok Pecat Petugas Penggalian Kuburan Bodong Berbayar Rp 10 Juta



Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama


JAKARTA –Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tajahaja Purnama, menyebut gendheng ulah petugas pemakaman yang membisniskan penggalian kuburan. Modusnya dengan pemberikan batu nisan kuburan meskipun tidak ada jenazahnya.

“Ini permainan oknum petugas pemakaman yang gendheng. Ada 80 kuburan kuburan bodong mereka gali per hari. Kita sudah cari dan memecatnya. Petugas pemakaman seperti itu hatus diganti,” ujar Basuki atau Ahok di Jakarta, Sabtu (23/7/2016).

Pria mantan Bupati Belitung dan mantan anggota DPR ini mengaku heran pikiran pembisnis galian kuburan tersebut. Bahkan berani, pemakaman memintai uang yang sangat besar. pada warga yang mengurus penguburan jenazah.

“Untuk penggalian kuburan warga harus menyediakan uang Rp10 juta. Kalau bayar dapat kuburannya di depan , sedang yang nggak bayar di kubur di ujung,” imbuhnya. Namun dirinya mengaku lupa apakah lokasi pemakaman berada di TPU Karet atau lainnya.

Untuk itu, Ahok berencana setelah mengganti petugas pemakaman hanya akan mencari orang yang baik saja. “Tidak usah pintar, yang penting rajin, berani dan punya hati. Terus, kalau kepalanya baik, bawahannya nggak berani main-main,” tegasnya. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply