Meski Dihadiri 30% Siswa Sanlat di Sekolah-sekolah Tangerang Tetap Berjalan



Sanlat SDN Kampungbambu 1

Sanlat SDN Kampungbambu 1


TANGERANG | BantenLink — Lantaran dalam masa libur beberapa sekolah negeri yang melaksanakan studi pesantren di Kabupaten Tangerang Banten, dihadiri sangat sedikit siswa. Namun kegiatan tersebut tetap dilaksanakan karena termasuk dalam intrakurikuler.

Seperti yang dilakukan oleh SDN Kampungbambu 1 dan 3. Dua sekolah yang tempatnya bersebelahan itu, mulai hari Kamis, Jumat dan Sabtu (9, 10,11 April) tetap mengadakan kegiatan belajar masing-masing selama 2 jam, dari pukul 08.00-10.00 WIB.

Menurut Kepala SDN Kampungbambu 3, Suminto, penyebab sepinya para siswa mengikuti sanlat karena Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang baru menyampaikan edaran Sanlat seusai pemberian rapor kenaikan kelas.

“Meski program Disdik, karena dianggap sudah libur sekolah, siswa yang hadir cuma sekitar 30 persen. Tapi guru-guru yang menjadi ustad hadir semua, walaupun tak didatangi orang dinas,” ungkap Suminta pada bantenlink.com, Jumat (10/6/2015).

Lebih jauh dikatakan Suminta, di sekolah yang dipimpinnya, Sanlat dibimbing oleh 3 orang orang guru agama, yakni ustad-ustazah Nur, Jalal dan Asna. Ketiganya mengajarkan berbagai hal tentang puasa Ramadhan dan penghapalan surah-surah pendek.

Sanlat SDN Kampungbambu 3

Sanlat SDN Kampungbambu 3


Sementara, di SDN Kampungbambu 1, sekolah yang dipimpin Moh Hasan diikuti kelas 3,4,5.Materi yang diberikan adalah tadarus Alquran, Fikih, Akidah dan Tarikh (sejarah) dengan ustad pengajar Abdulqudus, Muh Hidayatullah dan Purnama.

“Sanlat Ramadhan dilaksanakan dalam mengisi kegiatan siswa di bulan puasa. Intinya memperbanyak amalan, mempererat silaturahmi. Ada pertanyaan penilaian dan hadiahnya. Adapula tontonan islami di akhir kegiatan,” ujar Fazri, walikelas 5 SDN Kampung bambu 1. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply