Tak Cuma Cari Untung, Resto Wisata “Lubana Sengkol” Sisihkan 2,5% untuk Rutin Baksos



Baksos Rutin di Resto Wisata Lubana Sengkol

Baksos Rutin di Resto Wisata Lubana Sengkol


TANGERANG | Bantenlink — Restoran, wisata, pemancingan, outbound dan industri kreatifitas Lubana Sengkol, Tangsel, Banten, dalam menyambut bulan suci Ramadhan mengadakan bakti sosial pada karyawan dan ratusan warga sekitar yang juga menjadi karyawannya.

Selain untuk berbagi rezeki untuk sesama kegiatan sehari menjelang puasa itu juga untuk ajang bermaafan, sehingga saat berpuasa sudah terhapus dosa, serta mendapatkankan pahala dan keberkahan.

PhotoGrid_1465175592825

Baik Owner, manajemen maupun karyawan mengharapkan momen Ramadhan membuat semakin rajin beribadah, menebar kebenaran, bertutur kata baik dan indah, serta punya rezeki berbagi.

Syukur alhamdulillah Allah SWT telah merawat tempat mencari rezeki di Lubana Sengkol. Semoga aset dan keluarganya dirawat serta amalan ibadah diterima Allah SWT.

Hj Siti Mahmuda selaku owner mewakili HM Saleh Asnawi, suaminya, menyebutkan karena Manajemen dan karyawan Lubana Senggol bisa lebih maju dan selalu mendapatkan pertolongan Allah SWT dan syafaat Nabi Muhammad SAW pada segenap manajemen dan karyawan mulai bagian parkir, dapur, outbond, kreatif dan lainnya serta masyarakat.

Jpeg

Jpeg

Insyaallah Lubana Sengkol selalu
rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial. Bagaimana perjuangan merintis dengan sabar, ikhlas tulus, namun Allah SWT selalu mendengarkan doa orang-orang yang mau berusaha. Mulai dengan karyawan 17 orang, naik 24 hingga kini tidak terhitung jumlahnya. Dengan keikhlasan beberapa karyawan sudah diberangkatkan umroh sekeluarga. Kalau bekerja ikhlas jadi tukang bangunan juga akan bisa berangkat umroh, ungkap Hj Mahfudah.

Oleh karena itu, lanjutnya, bekerjalah dengan hati nurani. Saya berharap setahun kemudian bisa mengikuti, sebab Allah SWT mengasihi umat-Nya. Hari ini merupakan hari kasih sayang kami, yang berprinsip walau ada sedikit makan bersama, berbagi bersama, bukan semata mata mencari uang, terangnya.

Pada semuanya, baik tukang parkir dimintanya jika ingin bekerja dan maju datanglah dengan baik-baik, dan jika keluar dari Lubana sengkol, keluarlah dengan baik- baik. Menurut Hj Mahfudah, bersyukur adalah sikap istiqomah, dengan jalan bisa berterima kasih bagi orang lain, seperti diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Jpeg

Jpeg

Lebih jauh dijelaskannya, setiap bagian di Lubana Sengkol selalu menyisihkan keuntungan 2,5 persen, untuk dapat melakukan bakti sosial dan berbagi. Pada bagian lain, Hj Mahfudah mnyebutkan, pemilik Lubana Sengkol tidak mau mementingkan diri sendiri. Warga sekitar perusahan bekerja tanpa kualifikasi pendidikan, bahkan berterima kasih pada suami yang memberi kesempatan istrinya bekerja, karena tanpa izin suami tak mungkin bekerja.

Katanya, Lubana Sengkol merupakan restoran, hanya bisa maju karena karyawan semua. Secara logika usaha tidak ingin nombok. Disiplin harus ditanamkan, marketing harus baik. Terapkan bahasa terimakasih, minta tolong dan minta maaf dengan senyum yang baik. Jangan berat mohon maaf kalau ada kesalahan.

Kalau dihitung-hitung bisnis lebih menguntungkan dijadikan perumahan Serpong Lagoon. Tapi pemilik Lubana Sengkol motivasinya tidak hanya uang, makanya sering berbagi, sebagai kebahagiaan yang hakiki. Lubana Sengkol hanya perantara kebaikan saja.

PhotoGrid_1465186988643

Untuk itu Mahfudah mengharapkan jangan ada prasangka macam-macam. Kalau ada unek-unek karyawan katakan saja, agar manajemen menyelesaikan masalahnya
Prinsipnya semua harus memikirkan bagaimana memajukan Lubana Sengkol yang bisa berbagi walau sedikit dalam ngumpul bersama, terutama menyambut bukan ramadhan seperti ini.

Mengutip Hadits Nabi, Hj Mahfudah mengingatkan, barangsiapa mengucapkan alhamdulillah dicatat 30 kebaikan dan dihapus 30 keburukan yang telah diperbuat.

Dengan berbagi insya Allah aset Lubana Sengkol tidak akan hilang, bahkan bertambah. Semoga berkah dan mendapatkan pahala.

HM Saleh Asnawi, pengusaha restoran dan anggota DPRD Tangsel

HM Saleh Asnawi, pengusaha restoran dan anggota DPRD Tangsel

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply