Bos Restoran Lubana Sengkol, “Memberi” sebagai Suatu Kenikmatan dan Ungkapan Rasa Syukur



HM Saleh Asnawi, pengusaha restoran dan anggota DPRD Tangsel

HM Saleh Asnawi, pengusaha restoran dan anggota DPRD Tangsel

TANGSEL | BantenLink — HM Saleh Asnawi selaku tokoh masyarakat Tangerang Selatan merasakan hikmah nikmatnya berbagi pada masyakakat. Oleh karena itu, pada saat-saat tertentu selalu berbagi dengan masyarakat.

Seperti yang akan dilakukannya untuk warga Kelurahan Setu dan Kranggan di Kota Tangerang Selatan. Pada Minggu (5/6/2016) melaksanakan pembagian 400 paket sembako senilai Rp 150 ribu. Amplop Rp 50 ribu rutin. Berbagi pada masyarakat Tangsel.

“Ini hanya untuk menyalurkan kewajiban 2,5 persen sebagai yang disisihkan dari penghasilan keluarga dalam setahun. Waktunya bisa kapan saja, seperti hari ulang tahun anggota keluarga, ungkap HM Saleh Asnawi pada bantenlink.com, Sabtu (4/6/2016).

Pengusaha restoran dan properti serta Wk Ketua DPRD Kota Tangsel ini mengatakan, dapat memberi sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang diterimanya dari Allah SWT. Lebih dari itu, juga kenikmatan yang tidak terukur ketika kita bisa memberi orang.

“Hikmahnya, dengan memberi menunjukkan suatu kemajuan tersendiri bagi kita. Karena kenikmatan bermanfaat bagi orang lain, artinya kita tidak hanya untuk diri sendiri. Tentunya saat memberi harus dibarengi dengan niat ibadah,” imbuh pemilik rumah makan dan tempat pemancingan Lubana Sengkol ini.

Ditambahkannya, sebagai umat Islam memberi pada yang tidak mampu sebagai suatu kewajiban. Semakin melaksanakan ketentuan penyisihan dengan niat ibadah, rejeki semakin datang lagi tanpa dirasa. Ini dialami bos properti Serpong Lagoon yang setiap tahun usahanya semakin maju itu.

“Yang kita berikan hanya 2,5 persen, tidak akan memiskinkan. Sebagai motivasi, orang yang punya keyakinan diri salah satu cirinya sudah bisa membantu orang lain. Apa yang diberikan akan anda gantinya. atau akan mendapatkan balasan setimpal, ” tandasnya. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply