JUSUF KALLA : KUCURAN CENTURY SAYA TIDAK DIBERITAHU

Kebijakan dana talangan senilai Rp 6,7 triliun diputuskan oleh Boediono selaku Gubernur BI  dan Sri Mulyani Menteri Keuangan saat itu pada  21 November 2008 tanpa sepengetahuan Jusuf Kalla selaku Pejabat Presiden, karena Susilo Bambang Yudhoyono sedang berada di luar negeri. Dia menyatakan keputusan tersebut sama sekali tanpa sepengetahuannya, terkesan misterius melalui operasi senyap.



Pernyataannya ini disampaikannya saat rapat dengan Tim Pengawas DPR untuk penuntasan kasus Bank Century yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung pada hari Rabu, 19 september 2012. Kalla menjelaskan kronologisnya, 6 Oktober 2008, dia memimpin rapat antisipasi krisis di Kantor Wakil Presiden karena Presiden sedang di luar negeri, pada 20 November 2008 selama dua jam mulai pukul 16.00-18.00 dihadiri Boediono dan Sri Mulyani. Keputusannya ekonomi Indonesia dalam kondisi terkendali. Dua jam kemudian usai rapat Boediono menemuinya menyatakan kemungkinan terjadinya krisis besar. “Dua jam ekonomi terkendali, dua jam kemudian dikatakan mau kiamat”, jelasnya.  Selanjutnya Boediono dan Sri Mulyani pada 21 November 2008 selaku Komite Stabilitas Sistem Keuangan rapat dan memutuskan kucuran dana tersebut. Kalla sendiri menegaskan baru dilaporkan Sri Mulyani pada 25 November 2008.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply