Begini Lho, Saat Desa Bitungjaya di Perkotaan Kab Tangerang Nantikan Pencairan Dana Desa

BantenLink

BantenLink

TANGERANG | BantenLink — Meskipun berada di perkotaan, Desa Bitungjaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, tetap mempertahankan karakter wilayahnya.

Pasalnya, masyarakatnya terbiasa hidup bekerja sama, sekalipun RUTR (RTRW) desa sebagai tempat industri, pergudangan nonkawasan, perdagangan dan jasa.

Kades Bitungjaya, Cucu Farid Subki SE, pada bantenlink.com menyebutkan, dengan luas wilayah 187, hektar 14 RW 54 RT dan berpenduduk 5000-an jiwa, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa selalu melibatkan stakeholders, mulai perangkat desa, Ketua RW, RT, Tokoh Masyarakat dan warga.

Walau mayoritas penduduk berprofesi sebagai karyawan, tapi terbiasa menyempatkan diri bergotong-royong bersama.



“Dalam membangun desa kami selalu bersama-sama, warga melibatkan diri saya buat buatkan SK-nya dan semua bekerja sesuai tupoksinya. Soal realisasi anggaran Dana Desa sesuai amanat Presiden Jokowi, warga antusias dilibatkan.

Pembangunan infrastruktur desa dengan adanya padat karya pun berefek pada pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan. Tentunya ukurannya sesuai skala desa,” papar Cucu.

Tentang progres Dana Desa tersebut, tambahnya menerangkan, telah melaporkan total dana yang diterima Desa Bitungjaya tahun 2015 sekitar Rp 600 juta. Sekarang sedang menunggu verifikasi RAB oleh pengajuan harga agar sesuai dengan yang telah ditentukan.

Jika berdasarkan berita dari Menteri Desa seharusnya Dana Desa, ADD, bagi hasil pajak dan retribusi Desa Bitungjaya seharusnya cair pada bulan Maret-April yang diperkirakan bakal mengucur setelah bulan puasa atau pascalebaran diperkirakan mengalami melebihi Rp 1 miliar per desa.

Karena itu, lanjut Cucu, sistem tahun ini cenderung lebih ketat. Pengajuan dana harus sesuai kebutuhan di lapangan dengan pelaporan sistem internet.

Harga barang sudah ada patokan, sehingga sulit menghitungnya. Dana desa baru akan cair setelah dicek dan tanda tangani Pendamping Desa, misalnya pembuatan paving, drainase dan kontruksi baru.

Cucu melanjukan, seharusnya dengan adanya Dana Desa, membuat masyarakat dapat menikmati pembangunan. Bagus pula untuk pembelajaran masyarakat desa. (edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply