Fokus Damai, Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Secara Merata di Papua



Catatan: Sumber bacaan materi dari DR EDI SAPUTRA HASIBUAN

OLEH: SOPIAN RABUDIN

PEMERINTAH berjanji adu senjata militer dengan KKB Papua yang digelari teroris tidak akan menelan korban sipil. Perlu terus dilakukan langkah dialog untuk damai. Meski sudah sangat banyak korban oleh KKB.

Pemerintah harus mencabut lagi cap teroris dari 5 KKB yang terinventarisir. Banyak korban nyawa, mulai anggota TNI, Polri dan elemen masyarakat cukuplah sudah yang sudah terjadi.

Untuk itu perlu lebih mendekati tokoh adat dan agama dengan berkomunikasi lebih efektif. Di atas dasar kemanusiaan perlu melakukan kembali pendekatan persuasif dan menghindari langkah refresif

Gerakan separatis dari sejak lama sudah ada. Cap teroris apalagi penyelesaian bersenjata tidak akan menyelesaikan masalah, karena KKB adalah anak Bangsa. Yang sangat diperlukan justru terus melakukan penyelesaian masalah kesejahteraan.

Jangan terpancing dengan isu kemerdekaan, apalagi angkat senjata habis-habisan yang akan lebih banyak memakan korban yang berdampak pada pelanggaran HAM. Aparat yang diturunkan semata mata hanyalah untuk mengamankan warga.

Dengan banyaknya TNI dan Polri yang disebar di Papua jika terjadi adu senjata, cukup dengan melumpuhkan KKB saja lalu menangkap dan memenjarakannya setelah proses hukum sesuai kesalahannya di pengadilan.

Perlu dilakukan screening yang ketat para pejabat. Jika ada elit politik berstandar ganda yang ketahuan melakukan penghianatan tugas negara dengan membantu dana untuk pembelian senjata harus diperketat mengamankannya.

Tags:

Leave a Reply