Pertanian di Kota Metropolitan, Secuil Asa Kades Jatake pada Bentangan Lahan Milik Pengembang Besar

BL-logo

TANGERANG | BantenLink – Memimpin di desa yang mulai dikembangkan swasta, bagi Kepala Desa (Kades) Jatake di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang Banten, harus melihat sisi baiknya.

Kades Haerudin menyebut, desa 3 RW ini dulunya pemekaran Desa Kadusirung, akan jadi kota metropolitan, seperti desa-desa Cihuni, Lengkongkulon, Pagedangan yang jadi kawasan perumahan elit.



“Tentunya pendatang yang membeli rumah dari pengembang menjadi warga desa . Sedang penduduk pribumi yang bertahan di kampung halamannya hanya bisa mempertahankan profesi petani,” katanya, Minggu (24/4/2016)

Lahan Desa Jatake, tambahnya, ada sebanyak 430 hektar, dimana antara 70-80 persennya milik swasta atau pengembang. Jumlah penduduk 5013 jiwa, dan rata-rata pendidikan pribumi masih setingkat SMP.

“Syukurnya, lahan milik pengembang seperti Sinar Mas (BSD Land) masih bisa digarap pertanian sementara warga perorangan atau kelompok tanpa menyewa. Paling tidak hingga 5-10 tahun kedepan,” imbuhnya.

Perinciannya, kalau Desa Pagedangan saja dibangun pengembang berkisar 5 tahun. Saat ini baru dimulai dimulai proyek perumahan di Desa Cicalengka. Setelah itu baru dilanjutkan ke Kadusirung, lalu Jatake.

“Sejak jadi desa pemekaran, Jatake tak memiliki tanah desa (bengkok) secuil pun. Jadi, untuk pertanian warga menanami lahan tidur dengan jagung, singkong dan papaya di lahan pengembang,’pungkasnya. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply