Merger, Solusi Menghindarkan Persaingan Murid Sekolah di Lahan Satu Komplek



TANGERANG, Bantenlink.com — Merger ke sekolah terdekat, kini menjadi pilihan Dinas Pendidikan Kabupaten dalam menghadapi sekolah yang “kehabisan” murid karena penduduk jauh dari sekolah sehingga menyebabkan tidak ada lagi kegiatan belajar mengajar.

Juga banyak kesenjangan terjadi saat dua SD Negeri berada dalam satu lahan. Tak bisa ditampik, diam-diam akan terjadi persaingan dalam mendapatkan murid yang berimbas kepada BOS. Begitu juga untuk hal-hal menyangkut kemajuan lainnya.

Jika salah satu sekolah ditutup karena tak ada lagi KBM dan tanpa melakukan merger, akan kemana pula nanti mantan murid ingin melegalisir ijazah untuk kepentingan administrasinya? Maka bila sekolah telah di-merger sistem administrasi pun bisa dilakukan di sekolah merger yang tetap berjalan.

Sekolah yang perlu di-merger bukan saja sekolah yang kegiatannya sudah tidak ada, tapi juga sekolah yang dalam satu komplek dengan lahan dan fasilitas yang sama. Sebab dikhawatirkan juga bisa saja masing-masing sebenarnya keduanya bersaing untuk mendapatkan murid.

Tentu berbeda dengan dua sekolah dalam satu lahan atau komplek yang masing-masing jumlah muridnya sama-sama memadai. Memang tidak ada persaingan, tapi sebaiknya salah satu sekolah mengajukan untuk pengadaan lahan bangunan sekolah baru di tempat lain. Sebab, di dua sekolah yang mengomplek terdapat dua manajemen. (Meskipun pengadaan lahan juga memiliki persoalan lain).

Persoalan lainnya, belakangan ini banyak sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah definitif sehingga hanya menjadi pelaksana tugas di sekolah lainnya. Tentunya ini berdampak kepada efektifitas kepala sekolah, dapat terganggu jika antara sekolah tempat bertugas definitif dan tempat bertugas sebagai Plt. jaraknya cukup jauh.

Selain itu, dapat dipastikan di sekolah yang muridnya sedikit, pendidik dan tenaga kependidikan serta fasilitas yang kurang memadai dan tidak maksimal, bisa jadi akan berdampak kepada kurang tertunjangnya berbagai kemampuan untuk memajukan sekolah.

Kiranya perlu dilakukan percepatan merger sekolah agar kedepannya para alumnus sekolah yang sudah gulung tikar dapat terlindungi secara administratif dan tak terjadi lagi kesenjangan antarsekolah yang muridnya sedikit dengan yang bermurid banyak.

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply