Kisah Pilu Hilangnya Gadis Parungpanjang, Kairin Pindah Sekolah ke Jakarta Karena Di-Bully

Pasca menghilangnya Kairin, rumahnya selalu dikunjungi tetangga

Pasca menghilangnya Kairin, rumahnya selalu dikunjungi tetangga

BOGOR | BantenLink – Tak ada yang mengira kepindahan sekolah Kairin Endah Marsaulina dari Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat, membuat keseharian gadis yang menghilang sejak Senin 18 April 2016 berubah drastis.

Sejak dua tahun terakhir putri pasangan David dan Wiwik hampir tiap hari keluar rumah pada jam 04.30 Wib dinihari menuju ke Stasiun Parungpanjang agar bisa menaiki keretaapi jurusan Jakarta yang berangkat pukul 05.00 Wib.

Menurut ibunda Karin, Wiwik, penyebab pindah sekolah anaknya yang akrab dipanggil Anggi, karena sebelumnya di media sosial sering di-bully teman sekolahnya salah satu SMP di Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat.



Tak mau melihat Karin sedih berkepanjangan, ayahnya David memindahkan anaknya ke SMP Perguruan Advent di Salemba Jakarta Pusat.

“Karena sekolah Karin jauh, terpaksa sebelum waktu subuh ke Stasiun Parungpanjang untuk naik keretaapi yang berangkat pukul jam 05.00 Wib, tujuan Tanahabang Jakarta Pusat.

Kemudian Anggi naik angkutan umum ke Salemba tempatnya sekolah. Jadi jauh sekolah Kairin sekitar 70 kilometer,” tutur Wiwik pada bantenlink di kediamannya pada Rabu (20/4/2016) sore tadi.

Ditambahkannya, jika tak ada keterlambatan commuter line atau hambatan di perjalanan, gadis bungsu tiga bersaudara berusia 15 tahun itu biasanya tiba lagi di rumah pukul 16.00 Wib.

Tapi jika tugas sekolah banyak, Kairin sering terpaksa menginap di rumah kakeknya di kawasan Pasarminggu, Jakarta Selatan.

“Untuk bisa memantau Kairin yang bersekolah jauh, sepulang sekolah sekitar pukul 14.00 Wib saya meghubunginya memakai handphone ‘jadul’ merek Samsung. Setelah peristiwa pem-bully-an diketahui bapaknya memang tak mau memberikan handphone android.

Jadinya kalau menanyakan kabarnya pakai SMS-an aja. Tapi Kairin biasa saja pakai handphone jenis lama. Tapi dia sih ceria aja anaknya. Mudah-mudahan Kairin gak kenapa-napa dan balik secepatnya ke rumah. Doain, ya,” harap Wiwik bernada lirih. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply