Muhammad Rizal Reses DPR di Tangsel, Silaturahmi dan Jaring Aspirasi Kontituen Ali Taher



Muhammad Rizal Reses DPR di Tangsel, Silaturahmi dan Jaring Aspirasi Kontituen Ali Taher

KOTA TANGERANG SELATAN, Bantenlink.com — Dalam rangka mengisi kegiatan Reses, Anggota DPR Muhammad Rizal SH MSi mengunjungi Darul Iksan Yayasan Pesantren Maulana Hasanuddin, Perigi Baru, Pondokaren yang dipimpin Abi Sariin selaku Mudirul Mahad, Jumat (30/4/2021).

Kegiatan tersebut untuk meneruskan silaturahmi dengan kontituen almarhum Ali Taher. dihadiri Lurah Parigi Baru Wahyu, yang mengucapkan selamat kepada Muhammad Rizal dan berharap hubungan yang baik akan berkelanjutan berdampak kebaikan, khususnya di wilayah kelurahan Parigi Baru.

Dalam sambutannya pengganti PAW Muhammad Rizal mengatakan bahwa melalui Sirojuddin berharap akan dapat meneruskan silaturahmi dengan kontituen. Dengan kelanjutan sialturahim yang berkelanjutan dirinya akan dapat mengetahui seluruh keluhan yang disampaikan masyarakat.

Pendidikan keagamaan merupakan tupoksi Muhammad Rizal di DPR. Untuk itu dia tak ingin sampai terputus dan terhenti apa yang telah dibina oleh Ali Taher. Jangan sampai berhwnti. Dulu warga setempat memilihnya, kedepan karena satu partai di PAN mudah-mudahan memilih Muhammad Rizal yang melanjutkannya, agar PAN bisa bertahan di Kota Selatan.

Sebagaimana diketahui, dari Dapil Banten 3 yakni Tangeang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, mendapatkan satu kursi dari 10 calon pada Pileg 2019 lalu. Dari Dapil Banten 3 sendiri mendapatkan satu kursi di DPR, yang diwakili Ali Taher.

Muhammad Rizal yang mendapatkan suara terbanyak nomor 2 pada Pileg 2019 di Dapil Banten 3 ini menceritakan, tadinya dirinya berharap Ali Taher akan menjadi menteri sehingga dapat menggantikannya. Diceritakannya, dirinya baru dilantik pada 9 April 2021, dan hari ini adalah hari ke-13. Baru dilantik pada Reses dirinya mendatangi pada semua yang telah memberi dukungan ke padanya.

Terkait Tupoksi yang dilakukannnya di Komisi 8, Muhammad Rizal menyebutkan mengurusi sosial, keagamaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan masalah haji. Dia berharap dengan Reses semoga bisa bersinergi. Mudah-mudahan di Kota Tangerang Selatan Muhammad Rizal berjanji pelan-pelan akan ikut memperjuangkan, dan dengan pelan-pelan tapi berhasil maupun dengan suara yang agak kencang akan menyuarakan aspirasi masyarakat.

Muhammad Rizal menambahkan, tupoksinya diantaranya terkait masalah perempuan dan anak, karena kadang banyak yang disakiti dan tidak terlindungi. Termasuk anak jalanan, anak yang dipekerjakan. Kalau tidak mendapat uang dari mengemis disiksa, ini yang perlu dilindungi. Ada lagi yang melakukan kriminalitas dan pemerkosaan terhadap anak.

Muhammad Rizal mengajak agar bersama-sama berjuang dengan akhlak mulia dan iman yang kuat untuk kepentingan agama dan negara. Ulama menginginkan Indonesian yang beragama dan berakhlak. Kalau bisa dijaga supaya warga Kota Tangerang Selatan jangan hanya jadi penonton. Untuk itu kalau ada masukan apapun agar disuarakan.

Di penghujung sambutannya dia berharap agar silaturahmi dapat berlanjut terus hingga Pileg 2024. Untuk itu bagi yang belum kenal, sekarang sudah kenal. Kalau sudah kenal maka sayang dan cinta. Untuk itu, Muhammad Rizal mengajak ikut memperjuangkannya kedepan agar bisa memberikan manfaat dan mendapatkan berkah bersama.

Salah seorang penanya bernama Ma’ruf dalam sesi tanya jawab, usulan dan saran menyebutkan bahwa tahun tahun 2020 lembaganya mendapatkan dana BOP Covid 19 yang merupakan bantuan perdana dari Kemenag yang belum pernah ada sebelumnya. Ditanyakannya, apakah bantuan BOP dari Pemda tersebut masih akan berlanjut? Ditambahkannya, IPEKI (Ikatan Pendidik Al Quran) sendiri pernah mendapatkan insentif dari Kemenag. Dia bermohon agar Anggota DPR Muhammad Rizal memberikan masukan. Selain itu disebutkannya, dari sisa SPP anak para guru hanya mendapatkan honor Rp 100-150 ribu perbulan. Tentunya bagi pendidik meskipun ikhlas sangat membutuhkan tambahan.

Tentang haji, Ma’ruf juga menanyakan apakah haji benar tidak bisa dilaksanakan ibadah haji dan umrah seperti rumor yang menyebutkan Indonesia mempunyai hutang akomodasi.

Suara lainnya Jamal dari IPEKI menyampaikan terima kasih atas kedatangan DPR Muhammad Rizal menggantikan Ali Taher. Disebutkannya, dirinya bangga dan tidak muluk-muluk guru TPQ mendapatkan uang kaget Rp 10 juta per lembaga. Meski kaget tapi pingin apalagi, katanya. Tapi selaku yang bekerja di tingkat bawah, Jamal berharapa program yang sudah terlaksana bisa dilanjutkan kembali.

Atas usulan masukan dan pertanyaan tersebut Muhammad Rizal menyebutkan, jika yang didapat lembaga BOP Covid-19, diharapkannya bisa bertahan walaupun sudah tidak pandemik Covid-19. Dirinya berharap bisa diperjuangkan dan akan bersuara. Diakuinya, banyak yang harus ditanggung Kemenag. Tapi dirinya berjanji akan bersuara. Sebenarnya info ini sudah lama didengarnya dan baru dimasukkan Kemenag. Bagi guru pendisik Alquran sendiri disebutnya sebagai pejuang tanpa pamrih. Dapat Rp 100 ribu pun sisa operasional dari sumbangan murid. Muhammad Rizal menyebutkan, hal ini akan menjadi perhatiannya. Karena kalau pernah mendapatkan insentif dan tiba tiba hilang bisa membuat semangat menjadi menurun.

Sebagai mantan orang pemerintahan Muhammad Rizal menceritakan, dulu dirinya selama 30 tahun melayani anggota DPR. Sekarang dirinya menjadi Anggota DPR, sehingga tahu di pemerintah kalau sudah dianggarkan dulu baru gampang menghitungnya dan membagi bagikanya. Tapi, kata Muhammad Rizal, dirinya belum berjanji namun membuat ada semangat barunya untuk siap memperjuangkannya. Ada semanagat baru akan saya perjuangan. Diakuinya, kehiduoan lembaga sendiri antara hidup dan mati. Kalau tidak ada lembaga dan guru, kasihan kalau anak tidak diajar. Mudah-mudahan, harapnya, Covid-19 akan berlalu, namun BOP tetap ada.

Untuk jawaban tentang haji, Muhammad Rizal mengakui belum bisa memastikan apa sebab bel bisa dilaksanakan. Dan karena baru rumor, sebutnya, terkadang menyesatkan. Untuk itu akan dilakukannya pengecekan ke Kemenag, mencari tahu sebenarnya apakah benar ibadah haji ditiadakan karena Covid-19.

Semua yang sudah di-PCR, kata Muhammad Rizal di Arab Saudi mereka dicek lagi. Akhirnya dikembalikan. Kenapa bisa seperti itu, karena ada info hasil PCR banyak yang memalsukan. Jamaah dipulangkan, di Arab Saudi tidak mau tahu sudah ada hasilnya. Akhirnya ini merugikan kita semua. Jujur, kalau serius kita jujur mengelolanya persoalannya kalau kita tidak terjadi. Ada juga persoalan vaksin Sinovac tidak digunakan di Arab Saudi.

Terkait belum bayar akomodasi harus diklarifikasi kepada Kemenag. Ada juga yang mengatakan lansia berangkatnya dimundurkan karena sudah uzur. Tapi isu-isu ini harus ditanggapi dengan hati yang dingin, karena begitu camggihnya sosmed, membuat kita secepatnya membuat kita mendapatkan informasi dengan seketika, yang akhirnya membuat kita gelisah semua.

Ponpes harus diperhatikan, di pendidika berbasis keagamaan banyak pendidiknya yang bekerja dengan sukarela. Mudah-mudahan semua masukan dapat diperjuangkan dan bisa tercapai.

Mengenai usulan. Rencana Kemenag mengeluarkan PAUD Alquran karena kalau di PAUD mendapatkan BOP, Muhammad Rizal menjawabnya setahunya di kabupaten Tangerang belum ada PAUD Alquran. Walaupun wilayahnya lebih luas dari karena masih kalah dalam PAD Kota Tanhsel. Muhammad Rizal berjanji, dirinya akan ikut mendorong, dan semoga bisa jadi.

Terakhir, Muhammad Rizal menyebutkan banya pendidikan Alquran yang belum terdaftar. jika ada yang belum terdaftar. Untuk itulah agar lembaga mendaftarkannya ke Kemenag. Muhammad Rizal berjanji untuk sama-sama memperjuangkannya. Tapi, terkadang ada PAUD yang diadakan di mesjid, di rumah-rumah tanpa izin. Muhammad Rizal berjanji akan tetap memperjuangkan dan berharap ada rencana BOP untuk PAUD Alquran. Para sukarelawan melaporkan, masih banyak yang kerja bakti.

Salah seorang Ibu menanyakan tentang biodata Muhammad Rizal, sarjana hukum dari UII Yogyakarta dan Magister Sains dari Universitas Satyagama Jakarta ini menjawab, dirinya pernah selama 30 tahun bekerja sebagai ASN di DPR, yaitu pernah menjadi Kabiro Humas DPR, bekerja di Pusat Pengkajian DPR dan Kabiro Persidangan. Seusai mengambil pensiun dini dirinya diajak Zulkifli Hasan untuk mencari kegiatan sesudah pensiun dan memperkuat PAN.

EDY

Leave a Reply