Agar Muhammad Rizal DPR, Haji Bani Beri Beras ke Warga dan Doakan Tiap Malam Jumat



Agar Muhammad Rizal DPR, Haji Bani Beri Beras ke Warga dan Doakan Tiap Malam Jumat

Agar Muhammad Rizal DPR, Haji Bani Beri Beras ke Warga dan Doakan Tiap Malam Jumat

KAB TANGERANG, Bantenlink.com — Dalam mengisi Reses Masa Persidangan IV Tahun 2001-2021, Anggota DPR dari PAN, H Muhammad Rizal SH MSi, bersilaturahmi mengunjungi kediaman H Bani yang merupakan tokoh masyarakat Daon, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/4/2021). Menurut Dewan PAW menggantikan Ali Taher yang wafat ini, sosok H Bani merupakan tokoh masyarakat yang tanpa pamrih hingga mau memberikan beras hasil sawah miliknya kepada warga agar memilihnya. Selain itu, setiap malam Jumat mendoakannya agar terpilih menjadi wakil rakyat.

Kedatangan H Muhammad Rizal disambut H Bani beserta keluaraganya, antara Amil Samlawi, Ustadz Nurhali tokoh pemuda Arifin. Pada kegiatan yang diadakan di musholla keluarga, pembawa acara Nurhali mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan Anggota DPR H Muhammad Rizal.

“Diawali dengan membacakan suratul Fatihah, terima kasih kami sampaikan atas maksud dan tujuan silaturahmi Bapak Anggota DPR kepada tokoh masyarakat dan agama, tokoh pemuda serta keluarga di Daon. mohon maaf jika ada kekurangan tempat penghormatan, jika ada kekurangan dari kami, minta maaf sebesar-besarnya,” ujar Nurhali.

Muhammad Rizal dalam sambutannya mengatakan, beberapa kali dirinya datang ke Daon, terutama menjelang Pileg 2019. Tapi dirinya tidak terpilih, tas tokoh pemuda, yang terpilih politisi senior Ali Taher yang perolehan suara teratas. Muhammad Rizal sendiri memperoleh suara di bawahnya.

“Setelah Pileg, saya pernah datang lagi kesini. Yang terus saya ingat Abah Haji Bani pernah sengaja dengan tanpa pamrih memberikan beras kepada warga yang hadir di masa kampanye. Maksudnya untuk memilih saya. Setiap malam Jumat, selalu mendoakan dengan tulus dan ikhlas agar saya terpilih. Begitu yakinnya, sampai bilang saya akan dapat. Dan saat saya saya sampaikan yang terpilih Ali Taher, Pak Haji Bani mengatakan saya berhasil, saya yang naik, saya yang masuk,” tutur Muhammad Rizal saat menyampaikan kata sambutannya.

Ditambahkannya, waktu terakhir bertemu hal yang sama disampaikan H Bani kembali. Kini pun bertemu lagi.
“Saya baru dilantik tanggal 9 April lalu, dan langsung Reses ke Dapil Banten 3 wilayah ‘Tangerang Raya’, untuk menemui kontituen yang mempunyai andil sehingga masuk. Ya, Karena ajakan Bapak yang mengerahkan keluarga dan masyarakat dan mohon doa restunya, saya menjadi Anggota DPR. Semua karena Allah, setelah Bapak Ali Tahir meninggal. Saya yang terpilih naik,” sambungnya.
Terkait bertugas di DPR, lanjut Muhammad Rizal, prosesnya cukup lama karena suana berbelasungkawa. Prosedur administrasi terlebih dulu Ketua DPR meminta Presiden memberhentikan Ali Taher. Setelah selesai meminta KPU menentukan siapa yang akan menggantikan berdasarkan jumlah perolehan suara terbesar. KPU menyampaikan siapa pengganti Ali Taher kepada Presiden. Barulah setelah Presiden membuat Surat Keputusan Ketua DPR melantik.

“Atas masuknya saya menjadi Anggota DPR, saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir di pertemuan ini. Sempat belum berhasil, tapi setelahnya atas izin Allah saya menjadi Anggota DPR. Sempat melalui Ustad Nurhali Bapak H Bani berkata, kayaknya berhasil. Betul betul saya tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak terlupakan proses ini,” sambung Muhammad Rizal.

Kata staf husus Wakil Ketua MPR ini, di DPR dirinya ditempatkan di Komisi 8, membidangi keagamaan, sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan bencana alam. Dalam menjaring aspirasi, kalau masukan, usulan atau saran dan masalah besar untuk diperjuangkan di tingkat nasional yang diterimanya misalnya pembangunan madrasah, ponpes dan mesjid,insyaAllah akan diperjuangkannya di DPR.

Pertanyaan datang dari warga bernama Bustomi. Seusai menyebutkan merasa bangga dan mengucapkan terimakasih, selaku masyarakat di Daon menyampaikan banyak kebutuhan, diantaranya pembangunan mushola, biaya santunan yatim piatu, PHBI dan mohon diperjuangkan pembangunan jalan gang konblok sepanjang 150 meter dengan lebar 2 meter.

Warga lain, Kuriyadi meminta bantuan agar mudah dalam mengurus sertipikat tanah mesjid. Sedangkan Amil Samlawi menanyakan apa niat selanjutnya dari Muhammad Rizal setelah sekarang menjadi Anggota DPR.

“Terkait konblok akan saya tampung dulu untuk membicarakannya dengan teman se-partai (PAN) di DPRD, karena mempunyai pagu anggaran. Kalau tidak, akan mencari jalan keluar supaya dibangun oleh Pemda. Kita dorong nanti untuk dibangun di tempat yang prioritas. Untuk biaya anak yatim piatu, kita cari terobosannya, misalnya dengan tokoh pemuda Kang Arifin agar memajukan proposal. InsyaAllah kalau lagi ada akan saya kirim. Soal pembangunan mesjid sangat perlu sertifikat tanah untuk pengurusan IMB, kalau di kampung sistemnya gotong-royong memggalang dananya untuk pembangunan,” papar Muhammad Rizal.

Lebih jauh diterangkannya, untuk proposal bantuan resmi harus didaftarkan dulu ke Kemenag, dan kalau sudah terdaftar Insyaallah cepat turun bantuannya. Kalau di perumahan yang mengunakan lahan fasum dengan, harus didaftarkan lagi ke Kemenag setelah mengurus sertipikat dan IMB untuk menghindari permasalahan. Gunanya supaya tidak ditolak tidak pembangunannya karena izin dan IMB.

“Jangan sampai masjid sudah dibangun masih milik developer dan akhirnya dirobohkan. Tolong dijaga mesjid, inilah tugas kita memperjuangkan. Kalau ada sertipikat mesjid minta bantuan cepat, karena Kemenag tidak mau mengeluarkan anggaran tanpa dasar karena takut persoalan korupsi. Kalau pengurusan izin mulai RT, RW, Kadus/RW, Lurah, Camat sudah ditempuh prosedurnya tapi mentok, saya mendorong menyuarakannya. Jangan langsung pastah, urusan surat-surat memang panjang birokrasinya,” tandas pensiunan ASN 30 tahun mengabdi di Sekretariat DPR yang menjadi Dewan niatnya semata-mata untuk ibadah ini.

EDY

Leave a Reply