Sapri PKS: Jangan Tergeser Orang Luar Tangerang Utara, Bekalilah Ilmu Akhirat dan Dunia!



Foto untuk berita: Sapri: Jangan Tergeser Orang Luar Tangerang Utara, Pertahankan Ilmu Akhirat dan Dunia

KAB TANGERANG — “Dengan pesatnya pembangunan di Tangerang Utara dan agar tidak tergeser oleh pendatang, bekalilah ilmu akhirat dan ilmu dunia.” Demikian disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri S.Sos, saat menghadiri kegiatan pengajian malam Selasa bersama ulama, tokoh dan masyarakat Kecamatan Teluknaga yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, SMK Al Hikma, Senin (22/3/2021).

“Ayo bekali diri dengan ilmu akhirat dan dunia, yakni ilmu agama dan ilmu pengetahuan. Karena kalau seimbang keduanya, dapat jadi pertahanan menghadapi era globalisasi,” tegasnya.

Mengemuka dalam kegiatan majlis ta’lim yang dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan ini, persoalan tentang menjaga kesehatan, sebut Sapri, sebagai ajaran Nabi Muhammad SAW. Hal sama, sesuai peraturan Gubernur Wahidin Halim yang telah memperpanjang
PSBB Provinsi Banten yang diperpanjang sampai 18 April 2021.

Wakil Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan, kegiatan rutin majlis taklim di lingkungan Ponpes Al Hikma itu diisi dengan Dzikir dan Shalawat bersama.

“Ya, pengajian sekarang dihadiri Almuqarrom Al Habib Hadi dari Kramat, pimpinan Ponpes Al Hikmah Ustadz Bari serta Ustadz Sarman selaku yang memimpin Dzikir dan Shalawat. Pengajian bersama sekaligus dalam menyambut Nisfu Sya’ban dan bulan suci Ramadhon” papar Sapri, S.Sos pada Bantenlink.com.

Dalam sambutannya, Sapri yang juga Anggota Komisi III Bidang Keuangan dan Pendapatan, menyampaikan agar semua jamaah memanjatkan doa dalam menghadapi Nisfu Sya’ban dan bulan Ramadhan.

“InsyaAllah kita selalu mendapatkan kebarokahan dan kemudahan dari Allah Subhanahu Wataala,” sambungnya.

Sapri mengatakan, dalam menyambut Nisfu Sya’ban dan bulan suci Romadhon jika ada kesalahan yang tidak berkenan di hati, dirinya memohon dibukakan pintu maaf.

“Saya juga mengajak agar jamaah terus mengikuti majlis ta’lim, meramaikan masjid dan mengisinya dengan sebanyak-banyaknya ibadah,” katanya.

Ditambahkannya, sekarang ini banyak tantangan yang dihadapi umat. Misalnya, anak lebih sibuk main handphone daripada mengaji.

“Saya mengajak agar jamaah majlis ta’lim kompak untuk mengikiti pengajian, sehingga semakin banyak yang hadir Selain itu semakin bertambah yang hadir setiap ada pengajian,” ucapnya.

Sementara itu, Almuqarrom Habib Hadi dalam tausiyahnya menyampaikan beberapa keutamaan pada malam-malam Sya’ban. Bulan Sya’ban, sebutnya, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT selain bulan Romadhon.

“Pada malam Nisfu Sya’ban tidak ditolak doa-doa umat Nabi Muhammad. Allah menyerukan kepada orang yang beriman yakni umat Nabi Muhammad untuk memperbanyak ibadah. Kita perlu bershalawat meskipun Nabi Muhammad sendiri tidak butuh shalawat kita,” tutur Habib Hadi.

Diterangkannya, Allah bershalawat kepada Nabi, begitu juga para malaikat. Para wali dan orang shaleh yang bisa berjalan di atas air atau api juga tidak luput bershalawat kepada Nabi. Tapi, kalau ada seperti itu dilakukan oleh bukan orang beriman, berarti bukanlah umat Nabi Muhammad.

“Jadi jangan mengaku umat Nabi Muhammad dan orang yang beriman jika tidak bershalawat kepadanya, sebagaimana yang dilakukan Alim dan Ulama. Bershalawat sendiri bertujuan untuk mendapatkan syafaat Nabi. Ketika bershalawat niatkan beribadah dan mengobati segala penyakit. Marilah perbanyak shalawat agar menenangkan hati dan mempermudah urusan kita,” pesan Habib Hadi.

EDY TANJUNG

Leave a Reply