350.000 Rumah Bersubsidi Dibangun Tahun 2013

Kementerian Perumahan Rakyat pada tahun 2013 menargetkan pembangunan 350.000 rumah bersubsidi dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 21,56 triliun. Jumlah tersebut sebenarnya masih jauh dari kekurangan kebutuhan nasional yang mencapai 13,6 juta unit. Komisi V DPR RI sendiri sebenarnya mempertanyakan besarnya jumlah anggaran yang diajukan, sementara tahun ini saja dari target yang ada penyerapannya masih rendah. Jika kondisi ini terus berlangsung maka kekurangan kebutuhan rumah bersubsidi akan terus meningkat.
Kebijakan pemerintah untuk memberikan rumah bersubsidi ditujukan bagi masyarakat yang berpenghasilan maksimum 3,5 juta per bulan untuk rumah sejahtera tapak , dan 5,5 juta untuk bisa mendapatkan rumah sejahtera susun, dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada mereka untuk memiliki rumah sendiri. Namun kenyataannya daya beli kelompok masyarakat ini masih rendah, dengan kemampuan penyerapannya yang tidak maksimal.
Bagi para pengembangan,, besarnya kebutuhan rumah berpenghasilan rendah sebenarnya peluang. Namun minimnya keuntungan yang didapat berkisar 5 sampai 10 persen dari harga jual membuat para pengembang besar kurang tertarik untuk mengambil kesempatan ini.
Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply