Uten Sutendi: Wartawan Perlu Membuat Karya Tulis yang Baik



Uten Sutendi: Wartawan Perlu Membuat Karya Tulis yang Baik

TANGERANG, Bantenlink.com — Era virtual memudahkan siapapun untuk menjadi wartawan. Terlebih dengan banyaknya media online. Kini profesi ini bisa dilakukan siapa saja. Namun karena wartawan dikenal melalui tulisannya, karya tulis yang dibuat pun sudah pasti harus yang baik.

“Wartawan sebagai profesi seumur hidup. Tapi agar namanya diingat, karyanya seharusnya berdasarkan berdasarkan data dan fakta serta konfirmasi dari narasumber,” kata Budayawan Tangerang Selatan, Uten Sutendi kepada sejumlah wartawan di Tangerang Selatan, Minggu (7/3/2021).

Lanjut dia, kini dengan mudahnya siapa saja mengambil produk jurnalistik dari web, media sosial maupun rilis yang sudah disediakan. Dengan copy paste saja, dengan cepat disajikan ke khalayak sehingga terkadang mengabaikan mutu dan idealisme.

“Dulu, ketika saya aktif wartawan, merasa selalu tertantang untuk membuat karya jurnalistik yang bermutu. Ada kebanggaan setelah membuatnya. Terlebih bila sudah membuat buku,” sebut Uten.

Ditambahkannya, wartawan harus ada karya terbaiknya. Percayalah, soal rezeki akan datang mengikuti. Namun tak ditampiknya wartawan perlu dengan sabar dalam menyajikan karya terbaiknya itu.

“Bukan tak boleh pragmatis misalnya berebut siapa lebih yang lebih dulu menyajikan berita, atau untuk mendapatkan imbalan. Tapi jangan sampai meninggalkan idealisme dengan mengikuti teori yang ada dan baku,” terus penggagas forum diskusi Tangsel Club ini.

Dia mengingatkan, kunci wartawan yang sukses yaitu jika karya jurnalistik dihasilkan baik. Niscaya berdampak kepada kepercayaan narasumber maupun pembaca, yang bisa berlanjut menjadi relasi.

“Dengan membuat pihak lain senang, tidak jarang terjalin dan berlanjut pada kerja sama dan secara kontiniu hubungan yang saling menguntungkan,” ungkapnya lagi.

Uten melanjutkan tipsnya, terkait perlunya wartawan membuat karya tulis yang bagus adalah sebagai salah satu fungsi wartawan untuk mengingatkan agar orang jangan terjerumus. Melainkan menjadi solusi bagi yang bersangjutan. Wartawan menjadi disukai serta pasti banyak relasi.

“Contoh berkah yang pernah saya rasakan saat aktif menjadi wartawan seperti ini, yakni saat pergi ke luar negeri dibiayai. Sekarang pun dengan banyaknya relasi, saya mendapatkan kemudahan ketika menggunakan hotel untuk acara diskusi. Ya, setidaknya mendapatkan potongan harga yang lumayan,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply