67 Persen Penduduk Laki-Laki Indonesia Perokok



Kementerian Kesehatan RI mempublikasikan data Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2011 bahwa 67 persen penduduk Indonesia laki-laki aktif merokok. Data ini menempatkan Indonesia sebagai Negara konsumen tertinggi dibandingkan Thailand, Filipina, India, Polandia dan Vietnam. Enam tahun yang lalu angka perokok di Indonesia baru  mencapai 53 persen, inipun  masih lebih tinggi dibandingkan  Negara-negarra tersebut yang tidak pernah menembus angka 50 persen

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengutip Litbang Departemen Kesehatan menyatakan, pada tahun 2010 kasus yang berkaitan dengan rokok di Indonesia telah mencapai 190.260 kejadian. Hasil cukai rokok sebesar 50 triliun tidak sebanding dengan kerugian makro ekonomi Indonesia yang mencapai 245 triliun, atau hampir lima kali lebih banyak dari manfaat pajak yang diterima.

Perokok juga memberikan dampak negatip asap bagi yang bukan perokok.  Tempat-tempat umum hampir 85,4 persen terpapar asap rokok,  dirumah tangga 78,4 persen dan di tempat pekerjaan 51,3 persen.  Karena itu bagi para perokok diminta untuk tidak merokok di tempat umum, rumah maupun tempat kerja yang bisa mencelakakan dan merugikan orang yang ada di sekitarnya.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply