Polisi Ringkus Maling Kerbau, Jika Terjual Hasilnya akan Dibelikan Mobil Losbak



Polisi Ringkus Maling Kerbau, Jika Terjual Hasilnya akan Dibelikan Mobil Losbak

Kota Cilegon, Bantenlink.com — Gampang benar cara berpikir MH agar bisa mendapatkan mobil losbak yang diidamkannya. Dikiranya dengan hanya mencuri kerbau dan mendapatkan uang Rp 30 juta, akan mulus keinginannya untuk memiliki mobil barang yang diinginkannya. Namun yang terjadi atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukannya justru membuat dirinya malah diciduk polisi.

Ya, tak sampai sehari-semalam Unit Reskrim Polsek Ciwandan Kota Cilegon berhasil meringkus MH yang nekat mencuri kerbau milik Mista, warga Lingkungan Warungkara, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (3/2/2021).

“Diduga MH (34 tahun) sebagai pelaku pencurian seekor kerbau milik Mista. Dia kami tangkap di Kampung Cijango, RT/RW 001/007, Desa Mekarsari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang. Terhadapnya kini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman CP SIK MSi dalam keterangannya Rabu (3/2/2021).

Ditambahkannya, MH ditangkap setelah tim reskrim mengembangkan rekaman CCTV yang ada didata kepolisian, yakni tentang truk dengan nopolnya terlihat jelas membawa keluar empat ekor kerbau.

“Dari rekaman CCTV diketahui truk itu digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Setelah kami kembangkan, lalu melakukan pengejaran dan menangkap tersangka,” imbuh Kapolsek Ciwandan.

Lebih jauh disebutkannya, pada hari Minggu 17 Januari 2021, atau sehari setelah adanya pencurian kerbau milik Mista, tersangka MH ditangkap di Kampung Cijango, RT/RW 001/007, Desa Mekarsari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

“Saat ditangkap, MH awalnya mengakui barang curian itu adalah miliknya sendiri. Namun setelah terbukti kerbau tersebut hasil curiannya, barulah dia mengakui khilaf. MH juga mengakui baru pertama kali mencuri kerbau. Tergiur melakukan pencurian karena tahu ada kerbau di kawasan PT BBMI. MH sendiri merupakan warga Kota Cilegon,” beber AKP Ali Rahman.

Terkait kerbau itu sendiri, lanjutnya, belum sempat dijual tersangka. MH masih menunggu bukti kepemilikan ternak dari kelurahan yang diminta pembelinya yakni penjual daging.

“Jika kerbau curian laku MH akan meraup uang senilai Rp 30 juta. Menurut pengakuannya, uangnya akan dibelikan mobil pick up atau losbak,” ujar Kapolsek Ciwandan.

Terkait kepada calon pembeli kerbau atau pedagang daging, MH sempat meminjam uang senilai Rp 3 juta rupiah. Dari uang yang dipinjamnya, tersisa uang tunai sebesar Rp700 ribu. Sedangkan uang yang dipinjam MH dimaksudkannya untuk biaya mengangkut barang curiannya. Namun tidak disebutkan siapa pemilik angkutan kerbau dan pedagang daging yang berhubungan dengan MH.

“Dari tersangka, diantara kami berhasil menyita sebilah golok untuk memotong kerbau, tali tambang untuk mengikat kerbau, kayu sepanjang 2,5 meter untuk menggotong daging kerbau dan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel A 9467 PA untuk mengangkut barang curiannya,” terangnya.

Atas kejahatan yang dilakukannya, Kapolsek AKP Ali Rahman menyebutkan tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman kurungan kurungan maksimal tujuh tahun penjara.

/Ed

Tags:

Leave a Reply