Jelang Natal, Mobil Beko dan Truk Proyek di Gerbang Cluster Karelia Ditarik Paramount



Di Hari Natal, Mobil Beko dan Truk Tak Terparkir Lagi di Gerbang Cluster Karelia

Tangerang, Bantenlink.com — Tepat di Hari Natal, 25 Desember 2020, mobil pengeruk atau alat berat beko dan truk pengangkut material proyek tak terlihat terparkir lagi menghalangi jalan di gerbang perumahan Cluster Karelia Village, Paramount Land, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Suasana tegang di Komplek tersebut berangsur pulih mulai kemarin hingga perayaan Natal 25 Desember hari ini.
Tidak terparkirnya lagi kenderaan berat demi kenyamanan warga terkait dengan datangnya hari Natal yang dirayakan oleh mayoritas warga setempat.

Jackson selaku Ketua RT di Cluster Karelia mengatakan adanya kenderaan berat yang tertahan sebelumnya terkait keberatan warga yang meminta diundurnya pembangunan dua unit rumah baru oleh Paramount Land

“Pasalnya, di lingkungan kami sedang menerapkan pelarangan orang asing atau tamu masuk dan beraktivitas di sini tanpa ada izin RT RW. Kan masih masa berlangsungnya PSBB dalam pencegahan pandemik Covid-19,” tutur Jackson.

Jackson saat konferensi pers

Diuraikannya, sebelumnya pihak manajemen Paramount Land Rini dan tim sudah melakukan mediasi dengan sejumlah warga di wilayah setempat yang pada pagi hingga siang.

“Keputusannya, kegiatan pembangunan rumah di lingkungan Cluster Karelia baru dapat dilaksanakan setelah berakhirnya masa PSBB dan sesudah diterapkan new normal yang direncanakan pada tanggal 18 Januari 2021,” sambungnya.

Sayangya, hasil mediasi dihadiri unsur Muspika Pagedangan yaitu Kapolsek Pagedangan AKP Fredy dengan unsur Tiga Pilar yakni Lurah Medang M Tarlan dilanggar dengan datangnya surat dari Paramount pada sore hari 22 Desember 2020.

Rini dari Paramount Land sempat berdebat dengan Jackson selaku Ketua RT di Cluster Karelia terkait beko dan mobil proyek yang tertahan di pintu gerbang.

“Pada sore hari Paramount Estate Management mengirimkan surat kepada Ketua RW 029 Medang dan warga Cluster Karelia Village Paramount, yang berisikan pemberitahuan akan melanjutkan proyek pembangunan rumah baru. Alasannya, kegiatan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan dan mentaati ketentuan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” terang Jackson.

Lebih jauh disebutkannya, dengan datangnya surat tersebut membuat warga keberatan dengan melakukan aksi penutupan pintu masuk yang disertai dengan tulisan pelarangan masuk.

“Keesokan harinya pada 23 Desember 2020 kami para warga melakukan aksi penutupan pintu dengan memalangkan sebuah mobil di pintu masuk. Jadinya, satu unit mobil beko dan empat unit truk yang digunakan sebagai alat dalam kegiatan proyek tertahan tidak dapat memasuki komplek,” jelas Jackson lagi.

Akibat keberatan warga itu, Rini dan tim sempat berdebat di gerbang Cluster Karelia karena kenderaan proyek tidak bisa memasuki lokasi. Akhirnya dirinya bersama tim meninggalkan tempat.

“Kondisi seperti ini bertahan hingga dua hari menjelang Natal. Akhirnya terkait akan kenyamanan warga saat merayakan datangnya hari Natal, pihak Paramount Land menarik satu unit mobil beko dan empat unit truk proyek yang tertahan di gerbang Cluster Karelia Village ini,” tandas Jackson.

EDY

Leave a Reply