Peletakan Batu Pertama Rumah Tidak Layak Huni di Slapajang



Foto untuk berita: Peletakan batu pertama Rumah Tidak Layak Huni di Slapajang, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/12/2020)

Tangerang, Bantenlink.com — Camat Cisoka, H Ahmad Hapid melakukan peletakan batu pertama Pembangunan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Slapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/12/2020).

OLEH : TIMEDITOR: EDY

Pembangunan RTLH di Desa Slapajang merupakan Anggaran Tahun 2020. Pemerintahan Desa (Pemdes) Slapajang. Camat Cisoka H Ahmad Hapid kepada awak media yang hadir di lokasi, menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi Pemdes Slapajang yang menganggarkan kegiatan bedah rumah dari dana desa.

“Tentu saja hal ini patut ditiru oleh desa desa lain, karena mendukung program percepatan pengentasan RTLH secarabumum di Kabupaten Tangerang dan secara khuaus di Kecamatan Cisoka,” katanya.

Menurutnya, selama ini diketahui RTLH hanya mengandalkan program seperti Gebrak Pakumis dari Pemkab Tangerang.

“Gebrak Pakumis sendiri tidak akan dapat mengkover semuanya karena berbasis kawasan, jadi khusus yang parsial. Sedangkan unit RTLH tidak dalam satu kawasan. Hal ini merupakan salah satu terobosan yang tepat di samping program BSPS dan CSR. Dengan demikian masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni lebih cepat tertangani,” papar Camat Cisoka.

Sementara itu, Kepala Desa Slapajang H Haerudin mengatakan RTLH di wilayahnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Slapajang Tahun Anggaran 2020 yang bersumber dari Pajak Bagi Hasil (PBH). RTLH tersebut sukses dilaksanakan, dengan dibangunnya sebanyak enam rumah warga.

“Semoga dengan adanya pembangunan RTLH ini bisa bermanfaat. Sekaligus untuk mengatasi kawasan kumuh di Desa Slapajang. Pembangunan RLTH agar warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah bisa hidup sehat, nyaman dan bebas dari segala penyakit,” ucap Kades Slapajang.

Dia berharap, kepada warga yang mendapatkan bantuan, agar menjaga dan merawat bangunan rumahnya dengan baik.

Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Desa Slapajang, Hj Yulia Widianti. Di sela-sela acara peletakan batu pertama pembangunan RTLH, juga tak henti-hentinya dirinya mengingatkan kepada masyarakat Desa Slapajang untuk terus tingkatkan protokol kesehatan.

 

Pemerintah baik pusat dan daerah untuk selalu mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan 4 M.

“Dimanapun berada untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Semoga dengan selalu menaatinya kita semua terhindar dari penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Salah seorang penerima manfaat pembangunan RTLH di Kampung Slapajang, Samsi, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga terlaksananya pembangunan RTLH.

“Alhamdulilah dengan adanya bantuan ini rumah kami tidak kebocoran lagi saat hujan serta lebih sehat dan nyaman. Semoga kedepanya perekonomian masyarakat pun bisa lebih maju,” tandasnya. (*)

Tags:

Leave a Reply