Kasus ‘Dewan’ DKI Diduga Terima Suap Reklamasi Rp 1 M, Usai KPK Menangkap M Sanusi Giliran Ruang Kerja M Taufik Digeledah



Penggeledahan Penyidik KPK

Penggeledahan Penyidik KPK

JAKARTA, Bantenlink – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (1/4/2016) sekitar pukul 20.40 WIB, membuka dan menggeledah ruangan kerja M Taufik, Wakil Ketua Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Sehari sebelumnya, KPK menangkap tersangka M Sanusi, yang terlibat kasus dugaan suap senilai Rp 1 Miliar Raperda Reklamasi dari salah seorang direktur PT Agung Podomoro Land, sebagai perusahaan pengembang. M Sanusi sendiri adalah seorang politisi Partai Gerindra yang merupakan Ketua Komisi D DPRD DKI.

Pantauan wartawan, penyidik KPK berjumlah belasan orang. Mereka menyisir beberapa ruangan di lantai 9, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu.

Penyidik KPK Novel Baswedan, memimpin penyisiran dan pembukaan ruangan M Taufik,dengan ditemani tim penyidik dan 5 personil Brimob dengan persenjataan lengkap.

Beberapa penyidik terlihat memeriksa kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang dalam gedung. Sedang yang lainnya tampak memeriksa ruangan bagian umum DPRD DKI.

“Nanti ya, kami baru mulai,” ucap Novel saat wartawan mulai menanyakan kegiatan KPK. Sementara Wakil Ketua KPK, La Ode M Syarif, mengemukakan ada alasan mengapa ruangan Taufik ikut disegel.

“Penyidik mungkin melihat korelasi suap M Sanusi , sehingga dengan penyegelan dan penggeledahan ruangan M Taufik diharapkan menemukan barang bukti,” jelas Laode. (cp/dtc/ed)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply