Kades Cijantra Sampaikan Anggaran Desa untuk Penanganan Covid



Rakor Desa Cijantra, Senin (15/11/2020)

Tangerang, Bantenlink.com — Pemerintah Desa Cijantra, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang mengadakan rapat koordinasi bersama BPD, LPM, Sekdes, Binamas, para jaro, RW, RT Karang Taruna dan elemen lainnya, Senin (16/11/2020).

Dalam Rakor Damanhuri “Selaku Kepala desa didampingi Babinsa Slamet Riyanto dan Binamas Arif Budiman, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan perangkat desa.
Jajaran Pemdes menyampaikan berbagai hal berkaitan pandemik. Alhamdulillah kita yang hadir di Rakor masih diberikan kesehatan, meskipun adanya pembatasan sosial yang membuat kegiatan dibatasi, karena dilarang bekerumun. Dilaksanakanya protokol kesehatan, karena Covid-19 masih menghantui. Jika melanggar akan diberikan sangsi sosial push up. Banyak masyarakat susah diberi pemahaman. Termasuk Pelaksanaan akad nikah harus memenuhi protokol,” papar Damanhuri dalam sambutannya.

Disebutkannya, memasuki bulan kesepuluh pandemik Covid-19, perlu memberi pemahaman berkaitan kejadian yang merugikan. Untuk itu masyarakat harap melaporkannya kepada pihak Pemdes Cijantra.

“Untuk tahun 2020, Pemdes Cijantra mengalokasikan secara keseluruhan anggaran untuk menangani Covid-19. Semua anggaran pembangunan tapi beralih ke BLT, yang hingga saat ini sudah enam kali dilakukan. Namun dari dari 388 yang masuk BLT yang menerima hanya 210. Untuk itu akan disampaikan lagi kepada Pemerintah. Di Musdes sendiri akan dibuat perubahan anggaran.

Dana Desa yang telah direalisasikan Desa Cijantra pada 2020 sebesar Rp 700 Juta. Pencairan lainnya, sebanyak 1847 KK dari 2300 KK yang ada telah mendapatkan dana dari Provinsi, Kantor Pos, PKH Dinsos dan BPNT. Tadi ada pencairan di Desa Cihuni karena kuotanya yang hanya 34. Dana Desa sebanyak 700 juta untuk 388 KK dan yang dapat cuma 210 sekarang sudah selesai. Dari PKH Dinsos selama 3 bulan. Wajarlah banyak yang protes kalau dari desa sendiri ada yang belum mendapatkannya. Kita tunggu informasi untuk tahap berikutnya untuk BLT Desa dan PKH Dinsos.

“BLT sudah hampir 100 persen tersalurkan. Tidak tersalurkan karena ada data yang tidak lengkap.

Tentang Banprov, memang ada info untuk sembako Rp 50 juta yang dikelola Parade Nusantara. Untuk itPemdes Cijantra Akan berkoordinasi dengan Kades.

Damanhuri berjanji akan mencarikan solusi yang terbalik untuk permasalahan yang ada. Jika ada permasalahan yang timbul dirinya meminta RT RW menyampaikannya ke Pemdes. Di lain Sisi Pemdes juga banyak menemukan KK ganda, dan warga yang berada di wilayah lain. Terkait itu RT harus mempertanggungjawabkannya. Karena kalau dana dikucurkan RT yang mengetahui dan yang meng-crosscheck langsung ke lapangan. Orang gak. Jika jika datanya ada tapi tidak ada orangnya, tidak ada rumahnya inilah yang sulit.

EDY

Leave a Reply