Kepala DTRB Kab Tangerang Fasilitasi Mediasi Pawalclub dan Paramount | Bantenlink



Suasana saat Kepala DTRB Kab Tangerang memfasilitasi saat dilakukan mediasi antara Pawalclub dan Paramount di kantor Dinas TRB, Rabu (11/11/2020)

TANGERANG, Bantenlink.com — Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Drs. H. A. F. Firzada Mahalli, S.E., M.Si., memimpin rapat kordinasi (Rakor) atau mediasi perselisihan antara RW/Warga dan Pengembang Paramount yang diadakan di ruang rapat setempat, Rabu (11/11/2020).

Kegiatan mediasi tersebut dilaksanakan Dinas Tata Ruang dan Bangunan dalam menindaklanjuti Surat Paguyuban Lintas Warga Cluster dan Ruko Paramount (Pawalclup) Nomor 33/PC-PEM/VIII/E/2020, Tanggal 31 Agustus 2020.

Selain Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang (Kadis TRB) Drs. H. A. F. Firzada Mahalli, S.E., M.Si., dalam rapat tersebut hadir dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perperkim) Arifuddin, Sekretaris Camat Kelapadua Andi Sulaeman, S.S.T.P., Staf Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Pagedangan Mad Yani, Sekretaris Desa Curug (Sekdes) Sangereng Aryani Ramli dan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kelurahan Medang Sastra.

Dari Pihak Pawalclub yang mengikuti mediasi diantaranya Ketua Stefanus (Ketua), Didik Sumbodo, Lusianawati, Vera Tobing dan IGN Suyanto.

Sedangkan dari pihak pengembang Paramaount (Paramount Enterprise Int.) yang hadir dan turut menandatangani notulen hasil rapat yakni Tantan Triana SH dan Rini Inthalasari, S.Kom., M.Bus.

“Kegiatan mediasi yang kami fasilitasi untuk kedua belah pihak di ruang rapat dinas ini terkait perselisihan RW/Warga Cluster dengan Pengembang Paramount terkait Iuran Pengelolaan dan Keamanan Lingkungan (IPKL) dan terkait pelayanan lainnya dari pengembang tersebut,” terang Firzada Mahalli.

Aspirasi Pawalclub

Ketua Pawalclub Stefanus kepada Bantenlink.com menyebutkan, dalam surat yang ditujukan pihaknua kepada Bupati Tangerang Pawalclub menyampaikan sebanyak 6 poin aspirasi untuk dimediasi.

“Adapun 6 poin aspirasi kami yaitu: 1) Meminta kenaikan IPKL ditunda sampai tahun depan setelah audit laporan pertanggungjawaban keuangan dana IPKL warga tahun 2018, 2019 dan 2020. 2) Minta bukti/faktur PPN pembayaran IPKL warga mulai tahun 2018, 2019 dan 2020 serta bukti/faktur PPN jual beli rumah untuk warga Paramount Gading Serpong. 3) Minta gaji Satpam dikembalikan termasuk potongan dibayarkan serta transparansi laporan keuangan pembayaran dengan BUJP. 4) Minta perjanjian tertulis atas pelayanan Paramount terhadap cluster sebagai hak warga untuk memperoleh pelayanan setelah warga memenuhi kewajibannya membayar IPKL. 5) Minta transparansi dalam proses, rencana tapak serah terima PSU baik dalam kluster maupun kawasan serta minta keterlibatan warga dalam proses audit dan serah terima. 6)Warga Cluster dan Ruko Gading Serpong juga minta pemerintah memfasilitasi pembentukan RT-RW di setiap cluster/ruko sesuai prosedur,” beber Stefanus.

Foto untuk berita: Kepala DTRB Kab Tangerang Fasilitasi Mediasi Pawalclub dan Paramount

EDY

Leave a Reply