Sebulan Polresta Bandara Soetta Tangani 3 Kasus Senjata Api dan Amunisi Ilegal



Sebulan Polresta Bandara Soetta Tangani 3 Kasus Senjata Api dan Amunisi Ilegal

JAKARTA, Bantenlink.com — Dalam tempo satu bulan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mengamankan kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal.

Kapolres Kota Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, ada sebanyak 3 orang tersangka dalam kasus tersebut, seorang diantaranya masih dalam pengejaran.

“Ada 3 laporan yang ditangani Satreskrim berkaitan dengan UU Darurat yakni tentang senjata api dan amunisi, yang diduga melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951,” terangnya dalam konferensi pers, Selasa (27/10/2020).

Kombes Adi Ferdian menambahkan, pelaku dapat dijerat dengan ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup penjara.

Lebih jauh disebutkannya, kasus pertama, SAS, seorang manager satu perusahaan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Makasar. Saat diperiksa Avsec darinya ditemukan senjata api revolver jenis SNW yang tidak memiliki surat kelengkapan dengan empat butir peluru.

Pengakuannya memiliki senjata api tersebut sejak tahun 2015.

“Kasus kedua 29 September 2020 Polresta Bandara Soetta bekerja sama dengan PT POS Indonesia tersangka ZI mengamankan pemesanan amunisi sebanyak 50 butir. Polisi melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polda Riau dan Polres Padang dan tersangka di tangkap di Padang,” ucappnya.

Dari tangan pelaku ZI, sambungnya, tersangka mengaku dulunya pernah berprofesi sebagai anggota Polri.

“Dia diberhentikan secara tidak hormat,” imbuh Kapolres Kota Bandara Soetta.

Kasus ketiga,terusnya, Polresta Bandara Soetta bekerjasama kepada PT POS Indonesia pada 9 Oktober 2020 berhasil mengamankan barang bukti pengiriman senjata api jenis revolver rakitan yang sudah berbentuk bagus dan rapi.

“Untuk kasus ini sedang menyelidiki lebih lanjut pemiliknya,” terang Kapolres.

EDY TANJUNG

Leave a Reply