DUA ORANG SEX RAMBO by Zeng Wei Jian



DUA ORANG SEX RAMBO
by Zeng Wei Jian


Dikirim Zeng Wei Jian untuk Bantenlink.com

Panca Demokrat ngetwit: “Paha Calon Wakil Walikota Tangsel itu mulus banget”. Said Didu reply “Huzzz-no pic hoax”. Orang liatnya Didu minta foto paha. Gross & disgusting…!! No sexual morality.

Tsamara Amany (PSI) exploded. “Tanpa malu melecehkan perempuan seperti ini. Jangankan menyelamatkan bangsa, menghargai perempuan saja tidak bisa,” katanya.

Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati protes cuitan paha-mulus. Dia melawan sexual harrasment. Membela kaumnya; perempuan. Gender yang selalu ditindas tradisi male-macho-jinggoisme.

“Pelecehan tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau karena saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mrk yg berjiwa kerdil & pengecut,” kata Rahayu Saraswati.

Menurut Lawyer Ali Lubis, cuitan Panca-Didu udah masuk pasal 27 ayat 1 UU ITE. Mampuz kowe son.

Panca berkelit; Ngga sebut nama. Merasa ngga melecehkan. “Bisa aja kan gue becandain cawalkot gue yang pahanya mulus”. Suka sesama gender. Calon Wakil Walikota yang dia dukung adalah “Ruhamaben”. Sejak lama, netizens menuding hubungan homo antara Said Didu & Rocky Gerung.

“Abusive people, including sexual offenders, think they are unique, really so different from other people that they do not have to follow the same rules everyone else does,” kata Situs Center for Hope & Safety.

Salah satu karakter sexual offender; Excuse Making, lying dan Making Fools Of Others.

Panca-Didu produksi fantasi mesum. Kedua culprits melakukan Sexual objectification. Perempuan (Saraswati Rahayu?) dianggap sekedar komoditas; an object without regard to their personality or dignity. Thus proses de-humanization terjadi.

Lagaknya Panca-Didu seperti ‘Sex Rambo’. Mirip Donald Trump; “Grab them by the pussy” dan “big phony tits”. Perilaku sexual harrassment.

“Sexual harassment, sexual assault, and rape obviously are sex offenses. A person’s thinking processes largely define his character,” kata Stanton E. Samenow Ph.D penulis Inside the Criminal Mind.

Kultur Male Chauvinist Pigs bersifat Sadistik. Feminis & psychologists berpendapat sexual objectification punya efek negatif; eating disorder, dipresi & disfungsi sexual.

Bangunan fantasi sexual Panca-Didu berpotensi menempatkan Rahayu Saraswati in danger. Dia bisa jadi korban grepe-grepe lelaki gila.

Netizens mengasosiasikan Said Didu dengan KAMI. Ga pake lama; Meme diedarkan. Ada foto Said Didu & paha friend chicken. Caption-nya: Inilah kualitas KAMI (Koalisi Aksi Menghancurkan Indonesia).

Panca pesohor kampungan Partai Demokrat. Usung Paslon Siti Nur Azizah-Ruhamaben di Tangerang Selatan.

Belakangan surveinya turun terus. Nama besar Wapres Makruf Amin, main kartu putra daerah & agama ngga ngaruh. Mungkin itu penyebab “labilitas” pikiran & verbal si Panca.

Syahdan, Perang Bintang ada di Pilkada Tangsel. Rating tertinggi Muhamad-Rahayu. Paslon yang dilindungi karomah Para Pahlawan Desa Lengkong. Kakek-Paman Rahayu Saraswati gugur di medan tempur. Korbankan nyawa demi rakyat Tangsel.

Kehadiran Rahayu Saraswati di Bursa Pilkada Tangsel untuk melanjutkan perjuangan kakek-pamannya. Bukan untuk mempertahankan dinasti korupsi. Apalagi sekedar mengkapitalisasi jabatan bapak.

THE END

Rate this article!

Leave a Reply