Putra Kiai Agung Tb Ahmad Kadzim Asnawi Sambangi Yayasan Madjlis Dzikir Al Ikhlas



Putra Kiai Agung Tubagus Kadzim Asnawi Sambangi Yayasan Madjlis Dzikir Al Ikhlas

Putra Kiai Agung Tubagus Kadzim Asnawi Sambangi Yayasan Madjlis Dzikir Al Ikhlas

Putra Kiai Agung Tubagus Kadzim Asnawi Sambangi Yayasan Madjlis Dzikir Al Ikhlas

TANGERANG, Bantenlink.com — Kiai Agung Tubagus Ahmad Kadzim Asnawi Caringin, merupakan pendiri Majelis Nazwatu Dzikri Al Mu’tabarah Al-Qodariyah Wannaqsyabandiyah, yang beralamat di Kampung Kadu Bongkok, Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten.

Pada Sabtu 5 September 2020, sore, putra dari Kiai Agung Ahmad Tubagus Kadzim Asnawi yaitu K.H. Tb. Entus Muqtafi Kadzim, mendatangi Kiai Endang Haryana Tajuddin Syarif, pendiri Ponpes Majlis Dzikir Al Ikhlas di kediamannya di Kampung Manukung, Desa Rancabuaya, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Kiai Endang Haryana Tajuddin Syarif yang merupakan Kiai Agung Tubagus Kadzim Asnawi, mengatakan kedatangan K.H. Tubagus (Tb.) Entus Muqtafi Kadzim bersama rombongan yakni Ustadz H. Ghorib dan para jamaah dalam rangka bersilaturahmi dan berdoa bersama.

“Lega rasanya bisa bertemu kembali setelah tujuh dengan K.H. Tb Entus Muqtafi Kadzim yang merupakan mama Kiai Agung Tb. Ahmad Kadzim Asnawi Caringin. Beliau mengabarkan tentang akan dilaksanakannya haul Mama Kadzim. rencananya pun kami disini juga akan melaksanakan Haul Ahmad Kadzim,” tutur Kiai Endang Haryana didampingi putranya Ustadz Deden.

Lebih jauh dikisahkannya, dalam kesempatan tersebut dirinya sempat menyampaikan kepada K.H. Tb. Entus Muqtafi Kadzim bahwa telah membayar janji dengan Kiai Agung Tubagus Kadzim Asnawi. Salah satunya membangun pondok pesantren (ponpes) penyelenggaraan pendidikan dan ponpes gratis.

Di saat hari terakhir kiai besar, sambung Kiai Endang Haryana Tajuddin Syarif, dirinya sempat mendapat amanah dari Kiai Agung Tb. Ahmad Kadzim Asnawi Caring yang bertanya: Kalau engkau dikasih berkah oleh Allah SWT akan melakukan apa.

“Saya jawab, dasar saya memang tak punya apa-apa, jika mendapatkan berkah tentunya akan saya kembalikan lagi di jalan Allah. Saya akan membangun Menes, membangun Caringin. Bagi saya, yang penting tetap dikasi keimanan oleh Allah SWT. Jadi, kalau ingat janji itu, saya gak nafsu dengan apa-apa yang lain selain yang sudah saya janjikan dengan guru,” tandas Kiai Endang Haryana Tajuddin Syarif.

ED

Leave a Reply