DPRD Nilai Bupati Tangerang Repot Kalau Pecat 6 Kepsek Terkait WC Jorok



DSCN9637

TANGERANG | BantenLink – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Gerindra, menilai Bupati Tangerang berlaku over jika sampai memecat Kepala sekolah (Kepsek) lantaran mengabaikan kebersihan WC atau sanitasi sekolah. Menurut ‘Dewan’ bernama Zainuddin, selaku bupati A Zaki Iskandar terlalu repot sampai langsung mengurusi kepala sekolah, sementara masih banyak pekerjaan penting yang harus dilakukannya sebagai kepala daerah.

“Memecat Kepsek karena WC jorok itu cuma gertakan Bupati saja. Mana bisa. Kalau bangunan Sanisek menjadi program unggulan akhirnya tidak maksimal, kan berarti kegagalannya tak menyediakan tenaga kebersihan. Masa kesalahan ditimpakan pada kepala sekolah. Jangan sampai memecat Kepseklah,” ucap Zainuddin pada bantenlink.com di kediamannya, Minggu (6/3/2016).

Ditambahkannya, seharusnya Zaki menghormati guru sebagai profesi mulia. Tak seharusnya Bupati langsung memarahi para Kepsek yang sudah memiliki Tupoksi Guru maupun PNS dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu jika mau membina, ada birokrasi, seperti Kepala Dinas Pendidikan hingga Kepala UPT Pendidikan sebagai perpanjangan tangannya. “Jadi, marah-marah ke guru, itu tak etislah,” imbuh Zainuddin yang juga mantan guru ini.

Seperti diketahui pada Senin 29 Februari lalu, A Zaki Iskandar mengumpulkan para Kepsek mulai SD, SMP,SMA/SMK yang telah mendapatkan program pembangunan sanitasi sekolah. Kesempatan menyampaikan peringkat kondisi Sanisek itu digunakannya untuk mengajari Kepala sekolah bagaimana cara membersihkan WC. Ironisnya, disebut-sebut 6 orang Kepsek bakal dipecat. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply