Club BPZIS Bank Mandiri – TK Nurul Huda Baksos 300 Paket Sembako untuk Dhuafa



nurulhuda4

Tangerang | Bantenlink – Club BPZIS Bank Mandiri Jakarta bekerja sama dengan TK Nurul Huda, Curugkulon, Tangerang, Banten, Sabtu (27/2/2016) mengadakan bakti sosial (Baksos). Kegiatan ditandai pembacaan ayat suci Alquran dan hiburan dari anak berprestasi, pemberian santunan pada 20 yatim piatu itu mendapat kunjungan 300 warga dhuafa wilayah setempat, yang ingin mendapatkan paket sembako murah. Soalnya, hanya dengan berbelanja Rp 30 Ribu, warga mendapatkan bahan makanan murah senilai dua kali lipatnya.

Baksos bertema “Gizi Seimbang Memakmurkan Negeri” yang diprakarsai Kepala TK Nurul Huda Nanik SPdI dan Ketua Club BPZIS Bank Mandiri H Abung Sewaka itu, dihadiri antara lain Lurah Curugkulon H Madroji SIP, Pembina Yayasan Mar’iyah Drs Marsudi MPd, tokoh masyarakat KH Mustofa, penggurus RT/RW, masyarakat dan para orang tua murid.

Dalam kesempatan itu H Madroji SIP menyampaikan, di wilayahnya banyak berdiri perusahaan, sedang di dalam perkampungan banyak pula masyarakat yang dalam keterbatasan ekonomi. Menariknya, meskipun banyak bank cabang yang berada di wilayah Curugkulon, namun baru Bank Mandiri yang mengadakan Baksos.

nurulhuda1

Hal ini disyukurinya, karena partisipasi tersebut mendukung Program pemerintah dalam percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Terlebih lagi, pengucuran bantuan pihak swasta relatif lebih cepat dibandingkan jika menunggu hasil Musrenbang yang terikat banyak aturan.

“Kalau seluruh bank mau saja berbagi untuk masyarakat, saya yakin dapat mengurangi masalah sosial di sini. Untuk mengapresiasi Kepala TK Nurul Huda, Ibu Nanik SPdi, yang telah berjuang demi warga Curugkulon. Saya pesankan jangan putus asa dalam mengabdi. Saya mendukung apapun yang dilakukan demi kemajuan sekolah. Untuk itu kalau perlu tanda tangan Proposal, agar tak sungkan-sungkan meminta kepada saya,” pesan Lurah Curugkulon.

H Abung Sewaka sebagai Ketua BPZIS Bank Mandiri menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah dilakukannya bersama Kepala TK Nurul Huda. Disebutnya, Nanik SPdI sebagai pejuang dalam memberikan motivasi perubahan dengan menyelenggarakan pendidikan. Saat ini, katanya, kita tidak bisa lagi tinggal diam menunggu-nunggu perubahan. Syukurnya, ternyata masih ada diantara kita orang-orang yang peduli dan mau berbuat pada masyarakat dengan ikhlas.

nuruhuda5

“Motivasi untuk perubahan seperti penyelenggaraan pendidikan memang sangat diperlukan. Masyarakat Curugkulon sudah harus bangkit dalam pendidikan ekonomi untuk masa depan. Kalau terpuruk dalam ekonomi bagaimana akan bisa menyekolahkan anak. Kalau tidak bersekolah bagaimana masa depan anak-anak tersebut,” papar H Abung Sewaka dalam sambutannya.

Dia menambahkankan, kalau hanya mendapatkan sembako murah, paling-paling hanya bisa digunakan warga selama dua hari. Tapi, untuk bangkit dari masalah ekonomi tak terlepas dari motivasi pentingnya pendidikan.

BPZIS sendiri berkiprah di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial. Lembaga ini lahir sejak tahun 2000 dari 30 ribu karyawan sekitar 3000 Bank Mandiri yang bertujuan untuk membangun umat.

Disela waktunya para aktivis karyawan Bank Mandiri memanfaatkan waktu luangnya untuk mengumpulkan zakat infak dan sedekah agar bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Ini tak lain karena H Abung Sewaka dan kawan-kawan dilandasi pengalaman merasakan bagaimana besarnya pengaruh kemiskinan berkelanjutan.

nurul hda8

Banyak warga yang merasakan bagaimana merasakan bagaimana sulitnya menghadapi cobaan masalah ekonomi keluarga. Untuk itu dia mengajak masyarakat agar semaksimal mungkin bisa menyekolahkan anak-anaknya. Karena hanya dengan bekal pendidikan diwarnai pengorbanan dan prihatin, akan dapat menghapus kemiskinan sistematis.

Jangan sampai anak tukang becak, katanya, juga menjadi miskin karena karena kemiskinan orangtuanya yang tidak sanggup menyekolahkan anaknya.

“Kiprah Lembaga Zakat BPZIS Bank Mandiri melakukan perubahan sama dengan guru di TK Nurul Huda. Bekerja sosial semata-mata mencari ridho Allah. Kami berjuang berjuang bersama-sama untuk kemaslahatan masyarakat dengan cara menghimpun zakat dari karyawan Bank Mandiri untuk bisa berbagi dengan sesama.

Sejauh ini bersama jaringan kami mengadakan Baksos ke Papua, Ambon, Panjalu, Ciawi Makasar. Hari ini pun, selain di Curugkulon kami sedang meresmikan 4 bak dan instalasi yang mengalirkan air bersih warga dari gunung di wilayah Cigudeg, Bogor,”ungkap Senior Manager Bank Mandiri ini dalam kata sambutan.

DSCN9826

Lebih jauh dikatakannya, pihak BPZIS Bank Mandiri merasakan pentingnya kepedulian semua pihak pada pendidikan. Jangan sampai anak yatim-piatu dan dhuafa tidak dapat bersekolah hanya karena tak memiliki biaya.

Apalagi saat negeri ini menghadapi Pasar Bebas Asean (MEA). Orang Malaysia, Singapura, Thailand tak akan dilarang lagi berusaha dan mencari kerja di Indonesia. Tanpa adanya pendidikan anak-anak Indonesia yang memadai, pribumi bisa jadi hanya menjadi atau penonton atau bekerja sebagai office boy saja, sementara yang jadi bosnya adalah orang asing.

Sementara itu, senada dengan H Abung Sewaka, Ketua Yayasan Mar’iyah Drs Marsudi MPd, yang memberikan dukungan pada pandangannya. Dalam kesempatan itu memberikan plakat penghargaan pada pimpinan BPZIS Bank Mandiri. Dalam sambutan singkat ia mengucapkan terimakasih atas terjalinnya kerjasama TK Nurul Huda dengan BPZIS Mandiri.

nurulhuda6

Pembina dan Ketua Yayasan Mar’iyah ini mengharapkan, agar kedepan kerjasama yang telah terjalin ini dapat lebih ditingkatkan lagi demi tetap menumbuhkan kepedulian akan pendidikan dan selalu mau berbagi pada masyarakat.

Nanik SPdI selaku Kepala TK Nurul Huda, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi BPZIS Bank Mandiri, aparatur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Dia mengajak warga Curugkulon agar mau menyekolahkan anaknya di TK Nurul Huda.

Disampaikannya, segala kegiatan yang dilakukan lembaga tersebut tak lain dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, dan agar berakhlaq mulia sesuai tuntunan Alquran.

nurulhuda7

“Kegiatan sekolah kami sendiri mulai PAUD, TK, TPA. Di Yayasan Mar’iyah ini diadakan pula secara bergantian Pengajian Majlis Taklim Ibu, Majlis Taklim Bapak dan Remaja.

Selain itu pada bulan Ramadhan mengadakan shalat tarawih bersama. Kami berharap, ke depan agar sekolah lebih memadai, mengharapkan mendapatkan bantuan untuk membangun gedung yang lebih memadai.

Harapan kami, lantai dasar diperuntukkan Mushola dan Majlis Taklim, sedangkan dilantai 2 menjadi sekolah PAUD, TK dan TPA. Itu cita-cita kami,” ungkap Nanik SPdI menyampaikan curahan hatinya dalam pembukaan acara Baksos tersebut. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply