Angkut 14 ABK dan 10 Penumpang Kapal Ikan Karam di Selat Pukuafu Rote Ndao



Kapal ikan atau Lampara “Kasih 25” tenggelam di Perairan Laut Selat Pukuafu, Desa Pukuafu, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, pada Minggu 5 Juli 2020 sekitar pukul 13.40 WITA.

ROTE NDAO, Bantenlink.com — Kapal ikan Lampara “Kasih 25” mengangkut 14 ABK (anak buah kapal) dan 10 penumpang tenggelam di Perairan Laut Selat Pukuafu, Desa Pukuafu, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao pada Minggu 5 Juli 2020 sekitar pukul 13.40 WITA.

Salah seorang penumpang Kapal Cepat Bahari Exspres 1F yang dalam pelayaran ke Pelabuhan Tenau, Kupang, mengabarkan telah terjadi kecelakaan laut di Selat Pukuafu, Desa Pukuafu, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao.

Informasi yang beredar di siaran WA, ada sebanyak 2 orang ABK yang berhasil ditemukan selamat yakni Romi Nggause, 24 tahun, beralamat di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang dan Nimbrot Malole, 45 tahun, beralamat Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Dari keterangan 2 orang ABK yang selamat tersebut diperoleh informasi bahwa kapal ikan atau lampara “Kasih 25” bertolak dari Pantai Tablolong pada pukul 09.30 wita bertujuan mencari ikan cumi-cumi di perairan Rote. Kapal milik Yahya Doro itu. dinahkodai oleh Frengki Doro dengan ABK berjumlah 14 orang. Kapal ikan ini juga memuat 10 orang penumpang yang rencananya diturunkan di pelabuhan rakyat Pukuafu. Namun sekitar pukul 10.54 WITA kapal itu tenggelam di Selat Pukuafu akibat gelombang laut yang besar.

Kedua ABK yang ditemukan langsung diserahkan ke petugas Syahbandar Kupang dan KKP Tenau Kupang. Sedangkan korban lainnya yang belum ditemukan sedang dilakukan pencarian oleh Personil Polsek Rote Timur, BPBD Rote Ndao dibantu Nelayan setempat. Sementara Kapal Basarnas Kupang sementara langsunh menuju TKP.

Kir/Ist/Rls/Wa/E

Leave a Reply