Sebagian Publik Belum Bisa Bedakan Kritik atau Bukan Kritik



Emrus Sihombing

KRITIK itu sebagai kebebasan berpendapat. Itu benar. Namun, acapkali sebagian orang yang berwacana di ruang publik belum bisa membedakan pendapat yang disampaikan itu sebagai kritik atau bukan kritik.

EMRUS SIHOMBING

Pokoknya, apapun pesan yang ditujukan kepada pihak lain yang tidak sejalan dengan pemikirannya, digeneralisasikan sebagai kritik. Parahnya lagi sebagai upaya pembenaran, pendapatnya tersebut sebagai bentuk kebebasan berpendapat. Pandangan semacam ini berpotensi menyesatkan nalar publik.

Memang kita sepakat bahwa kritik itu baik. Terutama di negara demokrasi, Indonesia misalnya, kritik sebagai energi untuk berbenah.

Dari aspek ilmu komunikasi, kritik merupakan proses dialektika antar manusia berbasis fakta, data, bukti analisis, evaluasi dan argumentasi yang bertujuan membentuk pemahaman, menemukan solusi dalam rangka perbaikan tentang sesuatu hal. Ini sesuai dengan aksiologi komunikasi.

Sebaliknya, pesan yang sifatnya celaan, makian, merendahkan, mengadudomba, mencari kambing hitam, pembenaran, mempermalukan dan sejenisnya, itu sama sekali bukan kritik. Ini sangat bertolak belakang dengan aksiologi komunikasi.

Dr. Emrus Sihombing
Komunikolog Indonesia
Pengajar Pascasarjana UPH

Leave a Reply