BCA Kecewakan Nasabah, Uang Rusak Rp 50 Ribu-an Dioplos di ATM

Foto: Edy

Foto: Edy

Tangerang | BantenLink – Bank Central Asia (BCA) selama ini dikenal khalayak sebagai lembaga keuangan yang berprestise. Dalam usia panjangnya, perusahaan itu terbilang bonafid, memberikan pelayanan baik dan selalu menjaga kepercayaan nasabah.

Namun, bagai pepatah kemarau setahun dihapuskan hujan dalam sehari, predikat baik BCA kini bagaikan terhapus pupus. Setidaknya, seperti pengaduan Hendrik pada bantenlink.com, Minggu (21/2/2016). Hendrik seorang nasabah yang kecewa dan malah repot harus menukarkan uang pada bank Salim Group itu.

Menurut nasabah BCA sejak tahun 2010 ini, saat mengambil uang di ATM (Anjungan Tunai Mandiri) BCA di Indomaret Curug, pada Sabtu 20 Februari 2016 sekira jam 17.00 WIB, mendapatkan sejumlah uang rusak. Pekerja IT tersebut mengatakan kejadian tersebut telah menghilangkan kepercayaannnya. Dia berharap, kejadian serupa tak terjadi lagi pada nasabah BCA lainnya.

“Bank BCA telah sembrono pada nasabah. Saat saya mengambil uang di ATM senilai Rp 8 Juta dengan perincian 8 kali penarikan semuanya uang lembaran Rp 50 ribu, anehnya mendapat uang rusak yang dioplos sebanyak 6 lembar, yakni 1 lembar uang sobek pada sudutnya, 1 lembar uang berstempel, dan 4 lembar uang yang ditempel selotip,” papar Hendrik sambil menunjukkan uang rusak dan 3 struk bank yang masih disimpannya, sedang 5 struk lainnya terbuang.



Lokasi ATM

Atas kejadian itu Hendrik yang sedang sakit mengaku merasa dirugikan, karena tak bisa membelanjakan uang rusak tersebut. Selain itu, waktunya terbuang sia-sia karena saat belanja uangnya tak diterima, dan saat menghubungi Costumer BCA via telepon yang susah masuknya.

“Saya heran, bank besar seperti BCA bisa seceroboh ini menyediakan uang rusak pada ATM. Kalau terima uang rusak di Bank ’kan bisa langsung kita tukarkan. Ini bukan soal nilainya, tapi kerja BCA kok asalan banget ya? Saya belanja kemana-mana, uangnya tak ada yang mau menerima. Kesalnya lagi, saat costumer service-nya dihubungi, susah masuknya,” keluh Hendrik.

Setelah beberapa kali menghubungi Costumer Service BCA bernomor 1500888 yang terdapat pada mesin ATM, barulah diterima seorang perempuan mengaku bernama Bibah. Namun Hendrik merasa heran mendapatkan tanggapan pihak BCA seperti hal biasa saja soal penyediaan uang rusak.

“Ini kesalahan teknis ketika petugas kami memasukan uang. Mohon maaf, kami akan bantu dalam penukaran uang pada BCA Citra Raya. Nomor penukaran uang Bapak 2130585559,” ujar Hendrik menirukan jawaban bagian penerimaan pengaduan nasabah BCA.

“Mereka yang salah, kok kita yang jadi repot. Harusnya ‘kan respon menghubungi langsung nasabah yang dirugikan,” imbuhnya dengan nada kesal. (edy)

Tags:
Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply