Ponpes Miftahul Khaer di New Normal Terapkan Tegas Protokol Kesehatan Covid-19



KH Hafis Gunawan SPd

Wajib mencuci tangan sebelum masuk Ponpes MK

TANGERANG, Bantenlink.com — Pemandangan orangtua yang antusias mengantarkan si kesayangan santri mondok lagi, tampak lagi Minggu (7/6/2020), saat pencegahan dan penanganan Covid-19 memasuki masa new normal seusai PSBB. Ya, dari wajah para santri sendiri tampak raut kerinduan untuk bisa secepatnya menuntut ilmu di Pondok Pesantren Miftahul Khaer (Ponpes MK), Curug, Kabupaten Tangerang, yang tegas dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pengasuh Ponpes MK, KH Hafis Gunawan SPd, merasakan suasana menyenangkan ini. Ia menuturkan setelah 1,5 bulan para santri dijemput orang tuanya untuk belajar via daring di rumah terkait PSBB, kini Ponpes MK kembali menyambut dengan dengan senang hati kedatangan anak-anak. Jadwalnya, para santri kelas 1 dan 2 MTS, SMA dan SMK besok hari bergantian atau shift system 50 persen-50 persen akan mengikuti ujian semester. Separuh santri memang sudah berkurang karena kelas 3 sudah tuntas menuntut ilmu. Sedangkan santri baru akan datang pada semester mendatang.

“Alhamdulillah kondisi covid-19 kurva wabahnya semakin landai, atau wabah Covid semakin berkurang, sehingga segala aspek kegiatan mulai pulih, termasuk bidang pendidikan. Namun begitu, sesuai anjuran pemerintah di new normal yang sedang kita jalani ini kita tetap wajib selalu menjalankan protokol atau standar kesehatan,” ungkap Kiai Hafis Gunawan, Minggu (7/6/2020).

Ditambahkannya, sejak awal para santri masuk pesantren lagi ini semua fihak dipantau dan diingatkan untuk selalu mengenakan masker dan menjaga jarak. Di pintu masuk pondok pesantren, sebelum masuk lokasi sudah disiapkan banyak kran air bersih dengan sabun pencuci tangan. Lalu petugas siap memeriksa suhu tubuh, serta disediakan ruangan desinfektan antipenyebaran virus.

Santri MK selalu diingatkan mengenakan masker dan memasuki ruangan desinfektan yang aman

Abi KH Hafis Gunawan langsung mengontrol kebersihan Ponpes MK, termasuk kamar mandi

“Pokoknya kita tetap sangat memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 yang grafiknya sudah sangat menurun. Selain itu, selain itu selalu menggiatkan pula standar PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat)yang merupakan program pemerintah,” tegasnya.

Kiai Hafis melanjutkan, seusai mengikuti ujian semester nantinya, santri kelas satu dan kelas yang tunggal separuh jumlahnya hingga semester baru akan mengikuti pasaran atau pengkajian kitab kuning. Untuk kegiatan tersebut para dewan guru alan tetap memantau protokol kesehatan pencegahan dan penanganan covid-19.

“Ponpes mewajibkan santri agar selalu menjaga jarak, secara rutin memeriksa suhu, mewajibkan pakai masker, tidak berkerumun, waktu ujian dan mengaji kitab kuning dan setiap aktivitas pesantren tetap dengan menjaga jarak. Termasuk untuk kewajiban shalat melaksanakannya di kamar masing-masing,” terang kiai muda yang aktif di kepengurusan organisasi Nahdlatul Ulama itu.

Pantauan wartawan media ini, kedatangan para orang tua dan santri ke pesantren hari ini berlangsung tertib dan menyesuaikan dengan kondisi negeri yang sedang berlangsung. Untuk itu, Kiai Hafis bersama para dewan guru selalu pro aktif memantau keadaan fasilitas Ponpes MK agar dapat memberikan pelayanan pendidikan bagi para santri.

EDY TANJUNG
Baik santri maupun wali santri yang masuk komplek Ponpes MK wajib diperiksa suhunya[/caption]

Leave a Reply