Musyawarah Warga Sempur dengan Pelaksana dan Pemborong Pembangunan Tiang Sutet



Musyawarah Warga Kp Sempur dengan Pelaksana dan Pemborong Pembangunan Tiang, Sutet, Rabu (3/6/2020)

Tangerang, Bantenlink.com — Rabu 3 Juni 2020, sekitar pukul 16.30 WIB (kemarin sore) warga Kp. Sempur Rt 004/Rw 06, ramai-ramai berkumpul. Mereka bukan antri nunggu panggilan mengambil bantuan sosial, melainkan bermusyawarah dengan pihak pemborong pembuatan tiang sutet,sekaligus lanjutan sosialisasi terhdap warga tentang ijin lingkungan dlam pelaksanaan pengerjaan tiang sutet trsebut,yg seblumnya sudah di lakukan oleh pihak pelaksana namun tdak menyuluruh kepada warga yg dalam hal ini sangat terganggu dengan pengerjaan pembuatan tiang sutet tersebut.

Dalam musyawarah tersebut dipandu oleh moderator salah seorang warga sekaligus selaku sesepuh di lingkungan yaitu Drs. Asep Saepudin. Demi tertibnya dan kondusifnya musyawarah tersebut, setelah membuka acara musyawarah tersebut maka moderator mempesilahkan kepada perwakilan dari warga terkait keluhan yang akan disampaikn ke pihak pemborong.
maka salah seorang dari perwakilan warga yaitu Bapak Indra menyampaikan, bahwa warga yang terkena dampak dari proyek tersebut seperti bising,terganggunya jalan warga yang ditutup serta tidak adanya informasi penutupan terhadap warga yang memiliki kenderaan roda empat, sehingga tidak bisa keluar karena akses jalan sudah ditutup dan sebagian yang memiliki kendaraan roda empat yang biasa mereka taro di garasi rumah mereka kini mereka harus merogoh kantong untuk bayar parkir mobil mereka.

Maka keluhan warga tersebut meminta pertanggungjawaban kepada pihak pemborong/pelaksana proyek atas kerugian yg mereka alami. Dan sebagian warga yang radius terdekat.

Musyawarah warga Kp.Sempur dengan pihak pelaksana dan pemborong pembuatan tiang sutet dengan tempat proyek meminta agar pihak pemborong dan pelaksana memberi dana konvensasi sebagai terkena dampak dari pekerjaan proyek tersebut.

Keluhan tersebut ditanggapi oleh pihak pemborong dan sekaligus mewakili pelaksana proyek yaitu Bapak Agung.

“Keluhan warga saya terima dan akan saya sampaikan ke pihak pelaksana serta segera menindaklanjuti keinginan warga.

Adapun tuntutan warga yang akan di ajukan saya tdak bisa memutuskan,”kta pak Agung selaku pemborong dan mewakili pelaksana.

Ada dua kemungkinan menurut Pak Agung, diterima dan diberikn sesuai keinginan warga atau diberikan namun tidak sesuai harapan warga.

“Tapi pasti saya akan berusaha memenuhi keinginan warga, agar tidak ada yang di rugikan dalam pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut,sehingga bisa terjalin kerjasama dan keamanan yang kondusif, sehingga pengerjaan proyek pembuatan tiang sutet di titik 83 tepatnya di Rt 004/Rw 06 ini bisa berjalan lancar,aman,dan tdak merugikan warga sekitar lingkungan proyek,” sambungnya.

Dalam musyawarah warga dengan pihak pemborong dan pelaksana pembuatan proyek sutet, hanya dihadiri Rt setempat sj. Tidak ada aparat lainya yang mendampingi warga dalam musyawarah tersebut.

Kir: Acep

Leave a Reply