Program Jumat Barokah, Polda Banten Beri Bantuan Masyarakat Kurang Mampu



Program Jumat Barokah Polda Banten memberikan bantuan sembako bagi warga kurang mampu

SERANG, Bantenlink.com — Program Jumat Barokah Polda Banten membantu kelompok yang termarjinalkan. Di tengah pandemi virus corona, agenda ini menjadi dambaan mereka yang terkena dampaknya.

Seperti dirasakan Martono, pengelola Yayasan Yatim Piatu Baiturahman di Kelurahan Sukadana, Kec Kasemen, Kota Serang. Dirinya dikejutkan kedatangan rombongan polisi di pantinya.

Salah seorang polisi menjelaskan maksud kedatangan mereka untuk memberikan bantuan sembako anak-anak yatim piatu yang diasuh di pantinya. Mendengarnya penjelasan tersebut Martono menjadi lega.

Hal yang sama juga terjadi pada Jumat, 23 Agustus 2019 di Jalan Raya Serang Pandeglang, tepatnya di depan Giant, Lampu Merah Kebon Jahe hingga Cijawa, Kota Serang. Tukang becak, juru parkir hingga pemulung, menerima sembako yang diberikan sekelompok anggota Polri.

“Atas bantuan sembako ini kami sangat berterima kasih sekali,” ungkap Puang (50) salah seorang tukang becak mewakili rekan-rekannya.

Hal yang mengejutkan juga pernah dialami Tuti (45), seorang pemulung warga Kec Kasemen, Kota Serang. Jumat, 15 Nopember 2019, saat ia mendorong gerobak sampah yang berisi puteranya yang masih balita, melintasi Jalan Maulana Yusuf, Kelurahan Cimuncang, tiba-tiba sekelompok polisi menyapanya.

Saat terkejut atas sapaan itu, salah seorang polisi menyampaikan maksudnya, yang membuat Tuti tersenyum. senyum nya tersimpul dari mimik mukanya. Tak disangkanya ia akan menerima bantuan sembako pada hari itu.

“Alhamdulillah ya Allah. Terimakasih ya, bapak dan ibu polisi. Rasa capek saya mendorong gerobak dengan membawa anak, terasa hilang melihat bapak dan ibu semuanya membantu kami,” tuturnya.

Pada episode lain, Jumat, 27 Maret 2020, puluhan tukang becak yang biasa mangkal di Bundaran Ciceri, Kota Serang, dikejutkan dengan beberapa mobil yang berhenti tak jauh dari mereka mangkal. Kemudian, turun rombongan orang dari mobil-mobil tersebut. Beberapa diantaranya berpakaian polisi dengan atribut Humas Polda Banten.

Saat didata untuk diberikan sembako, para tukang becak ini langsung berdiri dan bersemangat untuk menerima bantuan tersebut. “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak polisi yang mengunjungi kami dan memberikan bantuan. Kami tidak dapat membalas semua kebaikan bapak-bapak, biar Allah SWT yang nanti membalasnya,” ucap Wari (40), salah seorang tukang becak.

Peristiwa-peristiwa di atas adalah penggalan cerita dari program Jumat Barokah Polda Banten yang diluncurkan sejak Juni 2019 lalu.

Agenda ini merupakan wadah sosial kemasyarakatan yang dijalankan setiap Jumat oleh Polda Banten, jajaran Polres dan Polsek Polda Banten, dengan cara mengunjungi masyarakat yang kurang mampu, fakir miskin, kaum dhuafa, anak-anak yatim piatu dan masyarakat lain kurang beruntung secara ekonomi.

Kegiatan sosial yang telah berlangsung hampir dua tahun ini menjadi program unggulan Polri, khususnya Polda Banten dan jajaran, guna lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta penegakkan hukum.

Jumat Barokah yang secara rutin diagendakan Polda Banten dan jajaran, selarasnya dengan motto Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat.

Selain itu,program Jumat Barokah merupakan bentuk komunikasi dua arah yang efektif antara Polri demi membangun dan meningkatkan citra positif dan eksistensi Polri, khususnya Polda Banten dan jajaran dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagaimana dicanangkan Kapolri.

Pada salah satu panti asuhan di Kota Serang, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu.

“Jangan pernah menyerah tetap semangat menghadapi masa depan. Agar kelak dapat menjadi anak-anak sholeh dan sholehah yang santun, cerdas dan berakhlak baik. Sehingga berguna bagi agama, bangsa dan negara kedepannya.”

Kir/Hms/Pld-Btn

Leave a Reply