Di Legok, Sulis Penyanyi Lagu Islami Meriahkan Pembukaan MTQ Kab. Tangerang



A Zaki Iskandar (foto Edy)

A Zaki Iskandar (foto Edy)

TANGERANG | BantenLink – Penyanyi lagu Islami yang terkenal bernyanyi dengan Hadad Alwi, Sulis, mengajak anak-anak yang menonton penampilannya untuk ikut menghibur bersama pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46, bertempat di alun-alun Kantor Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (16/2/2016).

Penampilan memukaunya membuat warga tak beranjak dari tengah lapangan, meskipun suasana tengah hari sedang terik menyengat.

Pengunjung pembukaan MTQ telah hadir mengikuti acara yang dikemas dengan meriah sejak jam 08.00 WIB. Sebelumnya, warga sudah lebih dulu menyaksikan pawai taaruf di sepanjang jalan kantor kecamatan dan menonton defile yang diikuti 29 kafilah peserta MTQ.

Sulis (Foto Edy)

Sulis (Foto Edy)

Dalam acara pawai ditampilkan iring-iringan ‘pasukan’ berkuda Muspika dan aparatur Kecamatan Legok, penampilan drumband, tari-tarian dan rampak gendang. Selain itu dilangsungkan bazar Islamic Fair yang bernuansa sarat syiar dan budaya Islam.

Kehadiran pelantun lagu ‘Ummi’ pada acara pembukaan yang dimulai pada pukul 13.30 WIB itu, menghanyutkan sekitar 15 ribu warga, tanpa menghiraukan panasnya terik matahari.

“Baru pertama kali saya melihat meriahnya MTQ seperti ini. Luar biasa buat Kabupaten Tangerang yang bisa menyelenggarakannya. Mari adik-adik bernyanyi bersama Kak Sulis,” seru Sulis sebelum melantunkan suara emasnya. Anak-anak yang menunggu penampilannya langsung menyerbu untuk bernyanyi bersama.

Foto: Edy

Foto: Edy

Tidak hanya masyarakat, pejabat yang hadir turut terlena dengan alunan vokal Sulis. Termasuk wakil Sekda Banten selaku Ketua LPTQ, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Bupati Tangerang, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim 05/06, Ketua Pengadilan Negeri Tangerang, Kajari, Kepala Kemenag, Ketua LPTQ, MUI Tangerang, para Kepala SKPD, Camat, Dewan Hakim dan tokoh masyarakat, tak bergeming menatap mantan penyanyi cilik yang kini telah beranjak dewasa itu.

Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar di penghujung seremonial pembukaan memukul beduk sebagai tanda pembukaan MTQ. Sebelumnya, dalam kata sambutan disampaikannya tema MTQ “Dengan Aktualisasai Nilai Universal Alquran Kita Wujudkan Kabupaten Tangerang Gemilang.”

Disebutkan Bupati, qari-qariah pembaca Alquran yang menjadi pemenang MTQ, menjadi kebanggaan masyarakat. Namun yang lebih diharapkannya,qari-qariah bukan hanya sebagai pemenang, tapi bisa menghayati dan mengamalkan Alquran yang dibaca. Lebih jauh dikatakannya, agar menjadikan Alquran sebagai penyejuk hati dan jiwa.

Foto: Edy

Foto: Edy

Jika rajin membacanya, pesan A Zaki, mudah-mudahan Allah meringankan segala beban yang sedang dialami umat yang membaca-Nya.

“Membaca Alquran menciptakan kedamainan. Tapi, harus menghayati dan mengamalkannya. Jika telah demikian, tidak ada lagi kita tawuran atau korban narkoba. Untuk itu, marilah kita kembali ke nilai-nilai yang dikandung Alquran, yang kita jadikan sebagai pegangan atau pedoman hidup,” pesan Zaki.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kabupaten Tangerang, Iskandar Mirsyad, dalam laporan penyelenggaraan mengatakan, ada 9 cabang yang dilombakan dengan menggunakan 11 arena, seperti mesjid, perkantoran dan gedung sekolah. Untuk para peserta qari-qariah dan hafiz-hafizah panitia pun telah menyediakan pemondokan dan akomodasi dengan sebaiknya.

Foto: Edy

Foto: Edy

“Bagi pemenang MTQ Panitia memberikan hadiah, piagam dan piala,” ujar Mirsyad. Kemudian disampaikannya, Kabupaten Tangerang bersyukur, karena sebelumnya pada tahun 2015 telah meraih juara ke-3 MTQ Tingkat Provinsi Banten. “Nantinya, kami menargetkan minimal bisa menjadi juara 2 atau juara 1,” tekat Mirsyad.

Prestasi lain yang diraih, lanjutnya, Kantor LPTQ Kabupaten Tangerang, merupakan lembaga terbaik dan lengkap administrasinya se-Provinsi Banten.

Senada Mirsyad, Prof Sibli Sarjaya mewakili Sekda Banten, mengatakan MTQ merupakan ejawantah kandungan Alquran yang disesuaikan kemampuan masing-masing. Untuk itu dirinya mendukung harapan Kabupaten Tangerang di MTQ Banten ke 13 pada 7-14 April 2015. Bahkan dia yakin Kabupaten Tangerang bakal bisa menjadi juara umum.

Foto: Edy

Foto: Edy

“Memang bukan cuma isapan jempol kalau Kabupaten Tangerang bisa mendapat juara umum, karena di sini banyak potensi qari-qariah dan hafiz-hafizah. Untuk MTQ tingkat nasional di NTB (Nusa Tenggara Barat) kami dari LPTQ Banten pun telah mencalonkan 2 orang utusan Kabupaten Tangerang untuk mengikutinya,” kata Sibli.

Sementara itu, Dadan Gandana selaku Camat Legok memberikan sambutan, sebagai tuan rumah MTQ Kabupaten Tangerang, dirinya mengucapkan terimakasih pada seluruh pihak yang telah berpartisipasi demi suksesnya MTQ Kabupaten Tangerang. Disebutnya, MTQ akan berlangsung selama 5 hari dan dipastikan berlangsung dalam keadaan aman.

Dengan membaca Alquran sebagai kalamullah, ucap Dadan, dapat dijadikan sebagai pedoman dunia dan akhirat.

“Membaca Alquran dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain itu menjadi sumber inspirasi, karena makin didalami makin menambah pengetahuan dan membuat keimanan kita bertambah. Kesedihan pun bisa hilang dengan membaca Alquran,” papar Dadan pada sambutannya.

Foto: Edy

Foto: Edy

Kegiatan MTQ, lanjutnya, berpengaruh positif untuk kemajuan Kabupaten Tangerang pada umumnya dan Kecamatan Legok pada khususnya. Untuk itu Pemerintah Kecamatan Legok semaksimal mungkin berupaya agar menjadi tuan rumah MTQ dengan sebaiknya.

“Demi suksesnya acara ini, kami melakukan pendampingan untuk menarik minat pemuda dan kepedulian masyarakat pada penyelenggaraan MTQ. Buktinya, dari data yang kami terima dari keamanan, jumlah pengunjung berjumlah sekitar 15 ribu orang,” terang Dadan. (edy)

Foto: Edy

Foto: Edy

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply