Di Teleconference Wahidin Bahas PSBB, Bansos, Pendidikan, Kesehatan dan Pegawai Daerah



Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, Bantenlink.com — Provinsi Banten perpanjang selama 14 hari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya. Selain itu akan diatur tentang check point, bantuan sosial, data penerima yang terus berkembang serta realokasi dan refocusing APBD yang tidak boleh mengganggu anggaran bidang pendidikan dan kesehatan, juga tentang belum dikurangi jumlah tenaga guru dan pegawai daerah.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Wahidin Halim pada rapat teleconference Evaluasi PSBB Tangerang Raya, Jumat (1/5/2020).

“Perpanjangan PSBB mencakup Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan selama 14 hari dan terbuka ruang untuk diperpanjang,” kata Gubernur Banten.

Ditambahkannya, terkait bantuan sosial, akan dilakukan konsolidasi tim Pemprov Banten dengan tim kota kabupaten. Pemprov Banten, sebutnya, sudah menyiapkan anggaran.

Wahidin juga memberikan ruang untuk menerima masukan tim kabupaten/kota dalam Peraturan Gubernur Banten tentang Perpanjangan PSBB sebelum ditetapkan.

“Diantara masukan yang akan dibuatkan peraturan seperti pelaksanaan operasional chek point dan masalah bantuan sosial,” jelasnya.

Sedangkan untuk bantuan sosial, lanjut Wahidin, seperti soal identifikasi warga yang mendapat bantuan dan terus berubah serta terhalang oleh data dan informasi yang dinamis dan terus berkembang.

“Menyangkut masalah realokasi dan refocusing APBD Pemprov Banten, untuk pendidikan dan kesehatan tidak boleh dikurangi. Pemprov Banten juga belum melakukan pengurangan guru honorer, termasuk untuk tenaga non-ASN honorer di Pemerintah Daerah,” papar Gubernur.

Sumber: Medsos Wahidin Halim

Leave a Reply