Katar, PP, Cyber, BEM UMT Kompak Basmi COVID-19 Plus DBD di Cimone Jaya



Katar, PP, Cyber, BEM UMT Kompak Basmi COVID-19 Plus DBD di Cimone Jaya

Katar, PP, Cyber, BEM UMT Kompak Basmi COVID-19 Plus DBD di Cimone Jaya

KOTA TANGERANG, Bantenlink.com — Dua organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP), yakni Karang Taruna (Katar) dan Pemuda Pancasila (PP) didukung Relawan Cibodas Ciliwung Bersama (Cyber) Family dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universita Muhammadiyah Tangerang (UMT) Tangerang, Minggu (29/3/2020), menggelar aksi pencegahan dan membasmi COVID-19 (Corona Virus Desease) dan DBD (demam berdarah dengue) dari Kelurahan Cimone Jaya, Kota Tangerang.

Ketua Katar Ranting Cimone Jaya, Fahrul Fauzi, mengatakan kegiatan pencegahan COVID-19 dan DB dilakukan dengan penyemprotan desinfektan dan fogging di mesjid dan mushola di lingkungan RW 01 hingga RW 08 dengan dukungan RW 07, Sodik, yang ada di Kelurahan Cimone Jaya.

“Salah satu mesjid yang dilakukan penyemprotan desinfectan dan fogging adalah mesjid Babussalam. Dengan melakukan penyemprotan mesjid dan musholla, kami harapkan banyak manfaatnya bagi masyarakat,” tutur Fahrul Fauzi kepada Bantenlink.com.

Fahrul Fauzi mengaku kegiatannya dapat berjalan lancar dan sukses berkat relawan Cyber Family (Ciliwung Cibodas Bersama RW 1 dan RW 7 Karawaci Baru). Cyber Family dibawah pimpinan Teguh Saniyako, seorang PNS yang banyak berkiprah di tengah masyarakat.

Apresiasi yang sama disampaikan kepada Teguh Saniyako dan relawan Cyber Family, juga rekan Fauzi dari Ketua Ormas Pemuda Pancasila, Ahmad Efendi Gobil.

Ketua Pemuda Pancasila Kelurahan Cimone “Gobil”, mengatakan kegiatan bersama tersebut sebagai aksi cepat tanggap OKP dan ormas yang ada di Kelurahan Cimone Jaya. Sayangnya, ungkap dia, kegiatan tersebut baru terjamah dengan swadaya masyarakat, tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

” Ya, aksi cepat tanggap kami lakukan belum tersentuh oleh Pemkot Tangerang. Kita tahu, Kota Tangerang merupakan wilayah yang termasuk “zona merah” yang harus ekstra dilakukan pencegahan COVID-19-nya. Tapi meski demikian, kami menilai tidak ada kata terlambat untuk melakukan aksi peduli,” ungkap Gobil.

Ketua BEM UMT, Kota Tangerang, Jihan Mahesa Fahlevi, dalam kesempatan itu mengatakan partisipasi yang turut dilakukan elemen masyarakat Kelurahan Cimone Jaya dan organisasinya, adalah sebagai bentuk perlawanan bersama terhadap COVID-19.

“Kami bertekad untuk terus melakukan perlawanan terhadap COVID-19 sampai virus mematikan itu lenyap dari Indonesia. Bentuk perlawanan kami diantaranya dengan melakukan social distancing dan berperilaku hidup sehat,” sebut mahasiswa Fakultas Hukum semester 6 ini.

Sedangkan, Ketua Cyber Family Teguh Saniyako didampingi penasehat relawan, Ramli Azis, mengatakan, dalam aksi tersebir, jika mahasiswa menyebut aksi tersebut sebagai gerakan perlawanan, dirinya menambahkan, gerakan perlawanan yang dilakukan adalah dengan tidak ada kata terlambat.

“Gerakan perlawanan dengan tidak ada kata terlambat, kami lakukan secara bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari penasehat, mekanik dan penyemprot desinfektan saling bahu-membahu agar dapat melakukan desinfektan dan fogging yang sangat diperlukan di lingkungan masyarakat,” kata Teguh Saniyako.

Ditambahkannya, agar masyarakat terus menggiatkan yang telah lama digiatkan pemerintah di bidang kesehatan. Yaitu PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Sementara, mekanik boster dan fogging, Nasution, didampingi penyemprot COVID-19 Marta, mengatakan agar hasil semprotan desinfectan maksimal, dirinya meracik bahan alkohol 96 persen, cairan Bayclin 10 persen Dettol yang ditambahkan Wipol agar virus Corona mati.

“Bahan fogging kami mencampurkan dextan sebagai pengganti obat anti septik nyamuk DBD, serta mencampurkannya dengan seruni dan novit, sehingga hasilnya benar-benar memusnahkan nyamuk demam berdarah,” ujar Nasution.

EDY TANJUNG

Leave a Reply