Darurat Corona Kab Tangerang Selama Dua Bulan, Diperpanjang Jika Kondisi Tetap Rawan



Bupati Tangerang A zaki Iskandar

Tangerang, Bantenlink.com — Status tanggap darurat wabah bencana Corona Desease 2019 (COVID-19) Kabupaten Tangerang ditetapkan selama dua bulan, dimulai 23 Maret hingga 23 Mei 2020 dan diperpanjang statusnya jika kondisi masih rawan.

Sementara, biaya penanganan status darurat tersebut akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Demikian Surat Keterangan (SK) Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, terkait perpanjangan penetapan wilayahnya sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah penyakit Corona yang mematikan tersebut.

“Keputusan Kabupaten Tangerang sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah Corona tertuang dalam SK Bupati bernomor 440/Kep 273/Huk/2020 tertanggal 23 Maret 2020. Terkait hal itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dipatuhi masyarakat,” demikian SK Bupati Tangerang.

SK tersebut menyebutkan, status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona Kabupaten Tangerang dimulai tanggal 23 Maret hingga tanggal 23 Mei 2020.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini akan dilakukan bila situasi masih dalam kondisi rawan dan mengikuti kontinjensi penanggulangan bencana wabah Covid 19 tahun 2020,” terangnya.

Orang nomor satu di wilayah “kota seribu industri” itu di SK Bupati bernomor 440/Kep273/Huk/2020 tertanggal 23 Maret 2020, selain memuat waktu status darurat Corona juga menerangkan sumber biaya yang diperlukan untuk dibebankan pada APBD dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Keputusan mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” tandasnya.

MSu/Edy

Leave a Reply