Rispanel: Platform PKS Jangan Diragukan, Pancasila Dibuat Tokoh Agama



Rispanel Arya saat memberikan sambutan pada TOP Sekolah Cinta Indonesia di Kantor Kelurahan Binong, Minggu (8/2/2020)

TANGERANG, Bantenlink.com — Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rispanel Arya, menegaskan tidak perlu ragu akan kecintaan PKS pada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). karena inilah yang menjadi komitmen yang selalu dijaga PKS sejak didirikan. Jadi, jika ada yang menghembuskan macam-macam adalah sebagai hal yang tidak perlu digubris.

Hal tersebut disampaikannya saat acara TOP (Training Orientasi Partai) Sekolah Cinta Indonesia, semacam 4 Pilar Kebangsaan, yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Curug dan digelar di aula Kelurahan Binong, Minggu (8/2/2020).

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Anggota DPRD Banten Miftahuddin, unsur Pemerintahan Kelurahan Binong (Sekel Binong, Babinsa, Ketua MUI), Ketua DPC PKS Curug Agus Sutrisno dan sekitar 100 kader baru PKS.

Menurut Rispanel yang merupakan wakil rakyat dari daerah pilihan (dapil) Kecamatan Curug, Panongan dan Cikupa itu, jika ada menghembuskan atau menuduh PKS hal yang negatif, merupakan ulah kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, seperti diketahui PKS dimotori dan diisi tokoh agama, sama seperti saat Pancasila dibuat oleh tokoh agama. Kalau dituduh macam-macam, berarti yang menuduh tidak membaca sejarah.

“Tidak bisa dipungkiri, yang menciptakan Pancasila adalah tokoh agama yang
yang memiliki jiwa kebangsaan yang tinggi. PKS pun didirikan tokoh-tokoh agama. Jadi, jika ada sebagian orang yang menghembuskan PKS sebagai partai radikal, teroris, intoleran, semuanya adalah fitnah yang tidak ada dasarnya. Sesuai motto partai PKS “Berhikmat untuk Rakyat”, PKS pun akan meneruskan perjuangan tokoh-tokoh agama terdahulu yang telah melahirkan Pancasila,” paparnya.

Pada bagian lain Rispanel menyebutkan Training Orientasi Partai di Sekolah Cinta Indonesia sangat baik untuk terus dimasyarakatkan. Materinya memuat pelajaran tentang mempertahankan nasionalisme dan kebangsaan yang terdapat dalam “Empat Pilar Kebangsaan”. Yaitu Pancasila, UUD1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply